TAZKYA, UMMU QALTSUM ALYA (2026) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT NYERI NEUROPATI PERIFER, KUALITAS TIDUR, DAN KEMANDIRIAN FUNGSIONAL PASIEN DENGAN NEUROPATI DIABETIK = THE RELATIONSHIP BETWEEN PERIPHERAL NEUROPATHIC PAIN SEVERITY, SLEEP QUALITY, AND FUNCTIONAL INDEPENDENCE IN PATIENTS WITH DIABETIC NEUROPATHY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R021221018-t2o3kvPT5lRWHDuM-20260603112532.png
Download (106kB)
R021221018-1-2.pdf
Download (2MB)
R021221018-dp.pdf
Download (663kB)
R021221018-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 May 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Neuropati diabetik merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes mellitus yang sering terjadi dan ditandai dengan kerusakan saraf perifer akibat hiperglikemia berkepanjangan. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri neuropati, gangguan kualitas tidur, serta penurunan kemandirian fungsional pasien. Nyeri neuropati yang bersifat kronis sering kali memburuk pada malam hari sehingga mengganggu kualitas tidur dan berdampak pada kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat nyeri neuropati perifer, kualitas tidur, dan kemandirian fungsional pasien dengan neuropati diabetik, serta mengetahui hubungan masing-masing variabel terhadap kemandirian fungsional pasien dengan neuropati diabetik. Metode. Penelitian ini menggunakan desain deskriktif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin Kota Makassar. Sampel penelitian adalah pasien dengan neuropati diabetik sejumlah 67 pasien yang ditentukan menggunakan software G*Power sesuai kriteria inklusi. Tingkat nyeri neuropati perifer diukur menggunakan kuesioner Neuropathy Symptom Score (NSS), kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan kemandirian fungsional dinilai menggunakan kuesioner Functional Independence Measure (FIM). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Spearman Rho’s melalui program SPSS untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil. Sebagian besar pasien mengalami nyeri neuropati dengan tingkat sedang dan berat, kualitas tidur yang buruk, serta kemandirian fungsional pada kategori mandiri. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat nyeri neuropati perifer dengan kemandirian fungsional (p = 0.040; r = 0.252), serta hubungan signifikan antara kualitas tidur dan kemandirian fungsional pada pasien neuropati diabetik (p = 0.049; r = 0.242). Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat nyeri neuropati perifer, kualitas tidur, dan kemandirian fungsional pada pasien dengan neuropati diabetik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Neuropati Diabetik, Nyeri Neuropati Perifer, Kualitas Tidur, Kemandirian Fungsional |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Fisioterapi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 01:31 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 01:31 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57506 |
