PENGARUH INTEGRATIVE HEALTH COACHING TERHADAP SELF-CARE, SELF-EFFICACY, DAN MOTIVASI KONTROL PADA PASIEN POST-OPERASI KATARAK DI KLINIK UTAMA MATA AININ KOTA PALOPO = THE EFFECT OF INTEGRATIVE HEALTH COACHING ON SELF-CARE, SELF-EFFICACY, AND CONTROL MOTIVATION AMONG POST-CATARACT SURGERY PATIENTS AT THE AININ EYE CLINIC IN PALOPO


ADITYA, ANDI (2026) PENGARUH INTEGRATIVE HEALTH COACHING TERHADAP SELF-CARE, SELF-EFFICACY, DAN MOTIVASI KONTROL PADA PASIEN POST-OPERASI KATARAK DI KLINIK UTAMA MATA AININ KOTA PALOPO = THE EFFECT OF INTEGRATIVE HEALTH COACHING ON SELF-CARE, SELF-EFFICACY, AND CONTROL MOTIVATION AMONG POST-CATARACT SURGERY PATIENTS AT THE AININ EYE CLINIC IN PALOPO. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
R012231039-Q6EzyXm7n2UtbArD-20260527160244.jpg

Download (305kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R012231039-1-2.pdf

Download (261kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R012231039-dp.pdf

Download (242kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
R012231039-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Pendahuluan. Katarak merupakan penyebab utama gangguan penglihatan yang dapat dicegah melalui pembedahan. Namun, keberhasilan operasi katarak tidak hanya ditentukan oleh tindakan bedah, tetapi juga oleh kemampuan pasien dalam melakukan self-care pasca operasi. Keterbatasan self-care, self-efficacy, dan motivasi kontrol masih menjadi tantangan utama dalam pemulihan pascaoperasi katarak. Integrative Health Coaching (IHC) muncul sebagai pendekatan inovatif yang mengintegrasikan pemberdayaan individu, refleksi diri, dan motivasi intrinsik untuk mendorong perilaku kesehatan. Namun, bukti empiris penerapannya pada pasien pascaoperasi katarak masih terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Integrative Health Coaching terhadap self-care, self-efficacy, dan motivasi kontrol pada pasien postoperasi katarak. Metode. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan pretest dan posttest dengan kontrol grup. Sampel terdiri atas pasien pascaoperasi katarak yang dibagi ke dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi menerima Integrative Health Coaching, sedangkan koelompok kontrol menerima perawatan standar. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar untuk mengukur self-care, self-efficacy, dan motivasi kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik parametrik dan nonparametrik sesuai dengan karakteristik data. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Integrative Health Coaching secara signifikan meningkatkan self-care, self-efficacy, dan motivasi kontrol pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0.05). Peningkatan paling menonjol terlihat pada aspek self-care maintenance dan keyakinan pasien dalam mengelolah perawatan mata pascaoperasi secara mandiri. Kesimpulan. Integrative Health Coaching terbukti efektif meningkatkan self-care, self-efficacy, dan motivasi kontrol pada pasien pascaoperasi katarak. Pendekatan ini berpotensi menjadi intervensi keperawatan komplementer yang inovatif dan berkelanjutan dalam mendukung pemulihan pascaoperasi katarak. Penelitian ini merupakan salah satu studi awal di Indoneasia yang mengkaji penerapan Integrative Health Coaching secara terintegrasi terhadap tiga determinan kunci perilaku kesehatan (self-care, self-efficacy, dan motivasi kontrol) pada pasien pascaoperasi katarak.Temuan ini memperluas bukti ilmiah mengenai peran coaching dalam praktik keperawatan mata.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Integrative Health Coaching, Self-Care, Self-Efficacy, Motivasi Kontrol, Katarak, Keperawatan Pascaoperasi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 08 Sep 2026 05:48
Last Modified: 08 Sep 2026 05:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57499

Actions (login required)

View Item
View Item