AFRIANTI, EVI (2026) ANALISIS PERENCANAAN RADIOTERAPI TEKNIK FIELD IN FIELD DAN WEDGE PADA KANKER OTAK: EVALUASI DOSIMETRI TERHADAP ORGAN AT RISK DAN CAKUPAN TARGET=ANALYSIS OF RADIOTHERAPY PLANNING USING THE FIELD-IN-FIELD AND WEDGE TECHNIQUES IN BRAIN CANCER: DOSIMETRIC EVALUATION OF ORGAN AT RISK AND TARGET COVERAGE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
H032232009-Fg2azjwxDG6t4veM-20260311010729.jpg
Download (546kB)
H032232009-1-2.pdf
Download (589kB)
H032232009-dp.pdf
Download (377kB)
H032232009-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Kanker otak merupakan salah satu jenis kanker yang memerlukan perencanaan radioterapi yang optimal untuk memastikan distribusi dosis yang efektif pada target dan meminimalkan dosis pada Organ at Risk (OAR). Teknik Field-in-Field (FIF) dan teknik wedge merupakan metode yang umum digunakan dalam perencanaan radioterapi konformal tiga dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas distribusi dosis antara teknik FIF dan teknik wedge berdasarkan parameter dosimetri terhadap cakupan target (PTV) dan OAR pada kasus kanker otak. Penelitian ini menggunakan data citra CT-Simulator dari 11 pasien kanker otak yang direncanakan menggunakan sistem perencanaan radioterapi Treatment Planning System (TPS). Perencanaan dilakukan dengan teknik FIF dan wedge menggunakan energi foton 6 MV. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis parameter dosimetri meliputi Homogeneity Index (HI), Conformity Index (CI), serta dosis yang diterima oleh OAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik FIF menghasilkan nilai HI yang lebih rendah dan nilai CI yang lebih mendekati nilai ideal dibandingkan teknik wedge, yang menunjukkan distribusi dosis yang lebih homogen dan lebih konformal terhadap PTV. Evaluasi terhadap OAR menunjukkan bahwa kedua teknik masih memenuhi batas toleransi dosis yang direkomendasikan secara klinis, meskipun teknik wedge pada beberapa organ menunjukkan dosis yang sedikit lebih rendah dibandingkan teknik FIF. Kesimpulan dari penelitian ini adalah teknik FIF memberikan kualitas distribusi dosis yang lebih optimal dibandingkan teknik wedge dalam hal homogenitas dan konformitas dosis pada target, tanpa meningkatkan dosis secara signifikan pada organ risiko. Oleh karena itu, teknik FIF dapat direkomendasikan sebagai teknik perencanaan radioterapi yang lebih optimal.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kanker otak, radioterapi, field-in-field, wedge, homogeneity index, conformity index, organ at risk. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 02:06 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 02:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57468 |
