Optimalisasi Perencanaan Terapi Radiasi Kanker Payudara: Studi Komparatif teknik Wedge dan Field-in-Field berdasarkan parameter Dose Volume Histogram (DVH)=Optimization of breast cancer radiotherapy planning: comparatif evaluation of wedge and field-in-field techniques using dose volume histogram (DVH) parameter


RAHMANIAH, RAHMANIAH (2026) Optimalisasi Perencanaan Terapi Radiasi Kanker Payudara: Studi Komparatif teknik Wedge dan Field-in-Field berdasarkan parameter Dose Volume Histogram (DVH)=Optimization of breast cancer radiotherapy planning: comparatif evaluation of wedge and field-in-field techniques using dose volume histogram (DVH) parameter. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
H032232006-HzEO5hYsauDSK1Tt-20260310100501.jpeg

Download (79kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
H032232006-1-2.pdf

Download (392kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
H032232006-dp.pdf

Download (427kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
H032232006-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 March 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Kanker payudara merupakan salah satu keganasan yang paling sering ditemukan pada perempuan dan masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia. Radioterapi memiliki peran penting dalam meningkatkan kontrol lokal penyakit serta menurunkan risiko kekambuhan setelah pembedahan. Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas dosimetri antara teknik wedge dan field-in-field (FiF) pada radioterapi kanker payudara kiri. Penelitian dilakukan menggunakan 11 data pasien yang direncanakan dengan kedua teknik pada geometri lapangan yang sama. Evaluasi difokuskan pada Planning Target Volume (PTV) melalui parameter homogenitas dan konformitas, serta pada organ at risk (OAR) yang meliputi jantung dan paru kiri menggunakan parameter dosis rata-rata dan volume yang menerima dosis tertentu. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa teknik FiF memberikan distribusi dosis yang lebih merata di dalam PTV dengan pengurangan area hot spot dibandingkan teknik wedge. Selain itu, FiF memperlihatkan kecenderungan penurunan dosis rata-rata pada jantung dan paru kiri. Sementara itu, parameter volume dosis pada kedua teknik relatif serupa, yang dapat dipengaruhi oleh penggunaan geometri lapangan tangensial yang sama sehingga luas organ yang terpapar radiasi tidak banyak berubah. Meskipun demikian, seluruh nilai paparan pada kedua teknik masih berada dalam batas toleransi klinis yang dapat diterima. Berdasarkan temuan tersebut, teknik field-in-field dapat meningkatkan kualitas distribusi dosis pada target serta memberikan proteksi organ sehat yang lebih baik. Namun, teknik wedge tetap menunjukkan hasil yang layak secara klinis dan masih dapat digunakan pada kondisi tertentu sesuai karakteristik pasien dan pertimbangan efisiensi perencanaan

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kanker payudara, Radioterapi, Teknik Wedge, Teknik Field-in-Field, DVH
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 08 Sep 2026 02:05
Last Modified: 08 Sep 2026 02:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57467

Actions (login required)

View Item
View Item