Identifikasi Kristaluria Dan Uji Dipstik Urin Pada Kerbau (Bubalus Bubalis) Di Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kab. Tana Toraja = Identification of Crystalluria and Urine Dipstick Test in Buffalo (Bubalus bubalis) in Gandangbatu Sillanan District, Tana Toraja Regency


TUMANAN, CHARNEST STARLYNT (2026) Identifikasi Kristaluria Dan Uji Dipstik Urin Pada Kerbau (Bubalus Bubalis) Di Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kab. Tana Toraja = Identification of Crystalluria and Urine Dipstick Test in Buffalo (Bubalus bubalis) in Gandangbatu Sillanan District, Tana Toraja Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C031221053-2XM0jxLHaswROP3m-20260531124943.png

Download (191kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C031221053-1-2.pdf

Download (346kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C031221053-dp.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C031221053-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 May 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Kerbau merupakan ternak bernilai sakral dan ekonomi tinggi bagi masyarakat Tana Toraja, namun rentan terhadap urolithiasis yang diawali oleh kondisi kristaluria. Tujuan. Penelitian ini untuk mengevaluasi profil pH, darah, dan nitrit melalui dipstik urin, mendeteksi keberadaan kristaluria pada kerbau, dan mengidentifikasi jenis kristaluria secara mikroskopis. Metode. Penelitian deskriptif ini menggunakan metode purposive sampling terhadap 44 ekor kerbau jantan berusia ≥1 tahun yang tersebar di empat desa. Sampel urin diperiksa menggunakan dipstik untuk parameter pH, darah, dan nitrit, serta diperiksa secara mikroskopis untuk identifikasi kristal. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil. Pemeriksaan dipstik menunjukkan profil urin cenderung basa dengan pH rata-rata 7,9 ± 0,5 (rentang 7,4–8,2), disertai hematuria 13,6% dan nitrituria 18,2%. Pemeriksaan mikroskopis mengidentifikasi tiga jenis kristal: struvit (65,9%), kalsium oksalat (22,7%), dan sistin (11,4%). Wilayah dengan pH basa (≥8,0) seperti Lembang Sillanan dan Gandangbatu didominasi struvit (>72%), sedangkan Lembang Perindingan dengan pH lebih rendah (7,4) didominasi kalsium oksalat (44,4%). Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pH urin dan jenis kristal dominan (*p* < 0,001). Kesimpulan. Kristaluria pada kerbau di Kecamatan Gandangbatu Sillanan didominasi oleh kristal struvit yang berkorelasi positif dengan pH urin basa dan parameter infeksi, sehingga berpotensi menjadi gambaran awal risiko urolithiasis yang memerlukan deteksi dini dan pencegahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kerbau; kristaluria; pH urin; struvit; Tana Toraja; urolithiasis
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 07 Sep 2026 04:31
Last Modified: 07 Sep 2026 04:31
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57418

Actions (login required)

View Item
View Item