SITARAAM, PUJA (2026) Perbedaan Tingkat Agresivitas pada Pemain Multiplayer Online Game (Competitive dan Cooperative). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021221032-KWd1rBmM7GC2IHNl-20260603095354.jpg
Download (314kB)
C021221032-1-2.pdf
Download (202kB)
C021221032-dp.pdf
Download (155kB)
C021221032-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 May 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Online game adalah aktivitas dengan jumlah peminat tertinggi di kalangan remaja dan dewasa awal. Sebuah fenomena yang terdeteksi pada pemain online game adalah perilaku agresif yang berdasar pada pengalaman pemain selama berpartisipasi dalam game. Penelitian empiris sebelumnya menyebutkan salah satu faktor yang dapat memengaruhi tingkat agresivitas pada pemain online game adalah pola interaksi yang terjadi antar pemain. Meskipun demikian, belum terdapat penelitian yang secara khusus membandingkan tingkat agresivitas antar pemain multiplayer online game yang menitikberatkan pada pola interaksi kompetitif dan kooperatif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menelaah perbedaan tingkat agresivitas pada pemain competitive online game dan pemain cooperative online game. Metode. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif komparatif dengan desain cross-sectional survei. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan skala Buss-Perry Aggression Questionnaire (BPAQ). Sejumlah 181 pemain multiplayer online game (104 responden pemain competitive online game dan 77 responden pemain cooperative online game) dengan jenjang usia 18-25 tahun dianalisis menggunakan uji statistik Independent Samples t-test. Hasil. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat agresivitas yang signifikan antara pemain competitive dan cooperative online game, t(179) = 4.73, p < .001. Pemain competitive online game memiliki tingkat agresivitas lebih tinggi (M = 79.39, SD = 17.96) dibandingkan pemain cooperative online game (M = 67.61, SD = 14.50). Nilai effect size menunjukkan kategori sedang (Cohen’s d = .71). Kesimpulan. Model permainan pada competitive online game berkontribusi terhadap tingkat agresivitas pada pemain yang lebih tinggi dibandingkan cooperative online game.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 06:28 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 06:28 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57411 |
