Analisis Kadar Ca 15-3, Gambaran Ultrasonography Grayscale dan Mammography Payudara Kontralateral pada Pasien Kanker Payudara dengan dan Tanpa Mutasi BRCA1/2. = Febie Irsandy Syahruddin. Analysis of CA 15-3 Levels, Grayscale Ultrasonography and Contralateral Breast Mammography in Breast Cancer Patients with and without BRCA1/2 Mutations.


SYAHRUDDIN, FEBIE IRSANDY (2026) Analisis Kadar Ca 15-3, Gambaran Ultrasonography Grayscale dan Mammography Payudara Kontralateral pada Pasien Kanker Payudara dengan dan Tanpa Mutasi BRCA1/2. = Febie Irsandy Syahruddin. Analysis of CA 15-3 Levels, Grayscale Ultrasonography and Contralateral Breast Mammography in Breast Cancer Patients with and without BRCA1/2 Mutations. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C013202027-wiuBZcCDk64Anvmf-20260608104901.jpg

Download (81kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C013202027-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C013202027-dp.pdf

Download (346kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C013202027-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Febie Irsandy Syahruddin. Analisis Kadar CA 15-3, Gambaran Ultrasonography Grayscale dan Mammography Payudara Kontralateral pada Pasien Kanker Payudara dengan dan tanpa Mutasi BRCA1/2. Kanker payudara merupakan keganasan dengan angka kejadian tinggi yang memiliki risiko keterlibatan payudara kontralateral, terutama pada pasien dengan mutasi gen BRCA1/2. Pemeriksaan biomarker serum seperti CA 15-3 serta modalitas pencitraan payudara berupa ultrasonography (USG) grayscale dan mammography berperan penting dalam deteksi dini, evaluasi progresivitas penyakit, serta penilaian risiko kanker payudara kontralateral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kadar CA 15-3 dengan gambaran USG grayscale dan mammography payudara kontralateral pada pasien kanker payudara dengan dan tanpa mutasi BRCA1/2. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada pasien kanker payudara. Pemeriksaan meliputi analisis kadar serum CA 15-3, pemeriksaan USG grayscale, mammography payudara kontralateral, serta pemeriksaan mutasi BRCA1/2. Hubungan antara kadar CA 15-3 dengan karakteristik imaging payudara dianalisis menggunakan uji statistik bivariat dan multivariat. Nilai diagnostik CA 15-3 terhadap mutasi BRCA1/2 dianalisis menggunakan kurva receiver operating characteristic (ROC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar CA 15-3 dengan kategori USG grayscale maupun densitas mammography pada pasien dengan dan tanpa mutasi BRCA1/2 (p > 0,05). Variasi echogenicity, BI-RADS USG, serta densitas payudara mammography tidak memengaruhi kadar CA 15-3 secara signifikan. Namun demikian, kadar CA 15-3 menunjukkan kemampuan diagnostik yang baik dalam membedakan pasien dengan dan tanpa mutasi BRCA1/2, terutama pada kelompok BRCA2 dengan nilai area under curve (AUC) sebesar 0,914. Cut-off CA 15-3 >82,63 menunjukkan sensitivitas dan negative predictive value yang tinggi dalam mendeteksi mutasi BRCA2. Pada kelompok BRCA1 diperoleh nilai diagnostik kategori cukup baik dengan AUC sebesar 0,707. Selain itu, mutasi BRCA2 menunjukkan kecenderungan berhubungan dengan perubahan echogenicity payudara pada pemeriksaan USG. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kadar CA 15-3 tidak berhubungan secara signifikan dengan gambaran USG grayscale maupun mammography payudara kontralateral pada pasien kanker payudara dengan dan tanpa mutasi BRCA1/2. Namun, CA 15-3 memiliki potensi sebagai biomarker tambahan untuk membantu identifikasi risiko mutasi BRCA, khususnya BRCA2. Kombinasi biomarker serum dan modalitas pencitraan payudara berpotensi mendukung pendekatan surveilans dan deteksi dini yang lebih optimal pada pasien kanker payudara dengan risiko herediter tinggi.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Kanker payudara; CA 15-3; Mutasi BRCA1; Mutasi BRCA2; Ultrasonography grayscale; Mammography; Payudara kontralateral; Biomarker serum; Deteksi dini; Risiko herediter.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 31 Aug 2026 06:51
Last Modified: 31 Aug 2026 06:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57356

Actions (login required)

View Item
View Item