ALAMSYAH, PUTRI AULYA SARI (2026) Uji Daya Terima Pada Anak SD dan Kandungan Gizi Snack bar Bekatul Tinggi Protein sebagai Alternatif Camilan Pencegah Sindrom Metabolik=Acceptance Test among Elementary School Children and Nutritional Content of High-Protein Bran Snack bars as an Alternative Snack to Prevent Metabolic Syndrome. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021221048-O0ErB29HAkbpgYhl-20260602135314.png
Download (86kB)
K021221048-1-2.pdf
Download (892kB)
K021221048-dp.pdf
Download (371kB)
K021221048-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 June 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Sindrom metabolik merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan dapat terjadi sejak usia dini akibat pola makan tidak seimbang, tingginya konsumsi jajanan tinggi gula dan lemak, serta rendahnya aktivitas fisik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pangan fungsional sebagai alternatif makanan selingan sehat. Bekatul merupakan bahan pangan lokal yang kaya serat pangan, protein, serta senyawa bioaktif seperti γ-oryzanol dan antioksidan yang berpotensi dalam pencegahan gangguan metabolik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima anak sekolah terhadap snack bar berbasis bekatul serta menganalisis kandungan gizinya sebagai alternatif camilan sehat pencegah sindrom metabolik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik berbasis laboratorium dengan beberapa formulasi snack bar berbasis bekatul. Uji daya terima dilakukan secara organoleptik meliputi aspek warna, Penampilan fisik, aroma, rasa, dan tekstur pada panelis anak sekolah. Analisis kandungan gizi dilakukan dengan uji proksimat meliputi protein, lemak dan energi. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik untuk menentukan formulasi terbaik. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula snack bar berada dalam kategori cukup disukai hingga sangat disukai. Formula terbaik terdapat pada F4 (bekatul 60 g) karena memperoleh nilai tertinggi pada sebagian besar parameter organoleptik, yaitu tekstur, penampilan fisik, dan rasa dengan kategori disukai. Pada parameter warna, nilai tertinggi diperoleh F5, sedangkan aroma tertinggi terdapat pada formula kontrol (F1). Kandungan gizi formula terbaik meliputi protein sebesar 10,15%, lemak 20,65%, dan energi sebesar 203,4 kkal. Kesimpulan: Snack bar berbasis bekatul dapat diterima dengan baik oleh anak sekolah dan memiliki kandungan gizi yang cukup sehingga berpotensi dikembangkan sebagai alternatif makanan selingan sehat dalam upaya pencegahan sindrom metabolik sejak dini.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Snack bar, Bekatul, Daya Terima, Kandungan Gizi, Sindrom Metabolik. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 05:22 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 05:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57303 |
