MUHAJIR, AKHMAD (2026) Polimorfisme Gen Interleukin-27 -964T/C (Rs153109) sebagai Kandidat Biomarker Host Untuk Stratifikasi Risiko pada Tuberkulosis Tulang Belakang: Studi Kasus-Kontrol di Satu Pusat = . Interleukin-27 Gene Polymorphism -964T/C (Rs153109) as A Candidate Host Biomarker for Risk Stratification in Spinal Tuberculosis: A Single-Center Case-Control Study. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C145211006-tnXMH69csigaQNSV-20260610221742.jpeg
Download (217kB)
C145211006-1-2.pdf
Download (3MB)
C145211006-dp.pdf
Download (951kB)
C145211006-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Tuberkulosis tulang belakang dipengaruhi oleh regulasi imun host. Interleukin-27 (IL-27) berperan dalam mengatur respons antimikroba dan inflamasi, namun bukti mengenai polimorfisme IL-27 pada tuberkulosis tulang belakang masih terbatas. Penelitian ini mengevaluasi hubungan antara polimorfisme gen IL-27 -964T/C (rs153109) dan kerentanan terhadap tuberkulosis tulang belakang. Metode. Penelitian kasus-kontrol dilakukan di pusat rujukan tersier di Makassar, Indonesia, pada Mei hingga September 2025. Sebanyak 53 kasus tuberkulosis tulang belakang terkonfirmasi tanpa tuberkulosis paru atau ekstraparu lain dibandingkan dengan 50 kontrol. Genotyping dilakukan menggunakan polymerase chain reaction-restriction fragment length polymorphism (PCR-RFLP) dengan konfirmasi sekuensing. Hubungan dianalisis menggunakan model genetik dan dinyatakan sebagai odds ratio (OR) dengan 95% confidence interval (CI). Hasil. Frekuensi genotipe pada kasus dan kontrol adalah TT 56,60% vs 50,00%, TC 28,30% vs 22,00%, dan CC 15,09% vs 28,00%. Tidak ditemukan hubungan bermakna. TC vs TT menunjukkan OR 1,136 (95% CI 0,443-2,914; p = 0,790), CC vs TT menunjukkan OR 0,476 (95% CI 0,172-1,318; p = 0,153), dan alel C menunjukkan OR 0,646 (95% CI 0,362-1,155; p = 0,141). Kesimpulan. Polimorfisme IL-27 -964T/C tidak berhubungan bermakna dengan kerentanan tuberkulosis tulang belakang, meskipun frekuensi alel C yang lebih rendah pada kasus menunjukkan kemungkinan kecenderungan protektif. Penelitian lebih besar dengan penyesuaian kovariat dan analisis fungsional diperlukan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis tulang belakang, Interleukin-27, rs153109, polimorfisme, PCR-RFLP, studi kasus-kontrol |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Orthopedi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 05:15 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 05:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57299 |
