Perbedaan Pola Pertumbuhan Bayi dengan Riwayat ASI Eksklusif Berdasarkan Panjang Badan Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Pattirosompe Kabupaten Wajo=Differences in Growth Patterns of Exclusively Breastfed Infants Based on Birth Length in the Working Area of Puskesmas Pattirosompe, Wajo Regency


PHIE, LICIA CANDI (2026) Perbedaan Pola Pertumbuhan Bayi dengan Riwayat ASI Eksklusif Berdasarkan Panjang Badan Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Pattirosompe Kabupaten Wajo=Differences in Growth Patterns of Exclusively Breastfed Infants Based on Birth Length in the Working Area of Puskesmas Pattirosompe, Wajo Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
K021221018-3YIatMhpXknC6ZeF-20260608123604.png

Download (160kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
K021221018-1-2.pdf

Download (349kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
K021221018-dp.pdf

Download (176kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
K021221018-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 June 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Gangguan pertumbuhan linear seringkali diawali defisit intrauterin yang ditandai panjang badan lahir pendek. Meski ASI eksklusif diyakini memfasilitasi catch-up growth, prevalensi stunting tetap cukup tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini menguji hipotesis pola pertumbuhan linear guna melihat perbedaan dinamika Z-score PB/U antara bayi lahir pendek dan normal, dengan kedua kelompok mendapat ASI eksklusif, yang belum umum diteliti sebelumnya. Tujuan: Menganalisis perbedaan pola pertumbuhan bayi dengan riwayat ASI eksklusif berdasarkan riwayat lahir pendek dan normal di wilayah kerja Puskesmas Pattirosompe, Kabupaten Wajo. Metode: Studi observasional kohort ambispektif ini melibatkan 43 bayi usia 6-12 bulan (12 lahir pendek, 31 normal) melalui purposive sampling. Pengumpulan data mengintegrasikan data sekunder buku KIA dan pengukuran primer menggunakan lengthboard. Pola pertumbuhan dievaluasi melalui perubahan Length-for-age Z-score (ΔLAZ) PB/U. Setelah uji normalitas Shapiro-Wilk, data dianalisis dengan Independent Sample T-Test. Hasil: Tidak terdapat perbedaan laju pertumbuhan yang bermakna secara statistik (p > 0,05). Hal ini mengindikasikan laju pertumbuhan kedua kelompok berjalan setara dan konsisten mempertahankan status normal. Secara klinis, bayi lahir pendek mengalami catch-up growth (ΔLAZ positif), sedangkan kelompok normal menunjukkan adanya kecenderungan growth faltering (ΔLAZ negatif). Meski dipacu ASI, status absolut akhir bayi lahir pendek ditemukan tetap belum dapat mencapai kelompok normal akibat defisit bawaan. Kesimpulan: ASI eksklusif berpotensi mendukung catch-up growth bayi lahir pendek dan berperan penting menjaga trajektori pertumbuhan di status normal, meski belum sepenuhnya menghapus defisit intrauterin. Oleh karena itu, pencegahan dini melalui pengawalan gizi antenatal juga perlu diprioritaskan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: panjang badan lahir, ASI eksklusif, pola pertumbuhan, catch-up growth, length-for-age z-score
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Aug 2026 06:12
Last Modified: 26 Aug 2026 06:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57281

Actions (login required)

View Item
View Item