BHAYANGKARI, REZKY PUTRI (2026) PELAKSANAAN REHABILITASI TERHADAP NARAPIDANA PENYALAHGUNA NARKOTIKA (Studi Kasus Di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Sungguminasa) = REHABILITATION OF DRUG ABUSERS IN MAKASSAR (CASE STUDY AT THE SUNGGUMINASA DRUG REHABILITATION). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
B011221291-8V0XlPHrLOIpb9Bw-20260427203728.png
Download (707kB)
B011221291-1-2.pdf
Download (1MB)
B011221291-dp.pdf
Download (27kB)
B011221291-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 April 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Rehabilitasi narkoba merupakan bagian dari proses penting pemulihan terhadap penyalahguna narkoba, namun dalam pelaksanaannya seringkali menghadapi berbagai kendala. Kendala utama dalam rehabilitasi narkoba terjadi baik dari sisi individu maupun pada sistem. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan bentuk program rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Sungguminasa dan kendala dalam pelaksanaan program rehabilitasi yang dijalankan di Lembaga Pemasyarakatan Sungguminasa. Metode: penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif empris dengan pendekatan pada praktik hukum dalam masyarakat. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa program rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika diawali dengan identifikasi dan asesmen awal, rehabilitasi medis, sosial dan resintegrasi sosial (pasca rehabilitasi). Selanjutnya kendala utama dalam pelaksanaan program rehabilitasi yang dijalankan di Lembaga Pemasyarakatan Sungguminasa adalah terbatasnya tenaga profesional, seperti konselor adiksi, psikolog, tenaga medis, dan petugas rehabilitasi yang memiliki kompetensi khusus di bidang narkotika. Selain itu, keterbatasan sarana penunjang kegiatan rehabilitasi sosial, seperti media pembelajaran, alat terapi, dan fasilitas kegiatan keterampilan, juga menjadi kendala dalam membentuk proses pemulihan yang holistic. Kesimpulan: Penerapan rehabilitasi berdasarkan kategori penyalahgunaan mencerminkan upaya mewujudkan keseimbangan antara kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan, sekaligus menegaskan paradigma bahwa penyalahguna narkotika pada dasarnya adalah subjek yang harus dipulihkan, bukan semata-mata dihukum.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Narapidana; Penyalahguna Narkotika; Rehabilitasi. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 06:06 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 06:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57278 |
