Hubungan Breastfeeding Self-Efficacy dengan Volume ASI Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong Kabupaten Takalar=The Relationship between Breastfeeding self-efficacy and Breast Milk Volume in Breastfeeding Mothers in the Galesong Coastal Area of Takalar Regency


MS, A. SITI NURHALIZAH (2026) Hubungan Breastfeeding Self-Efficacy dengan Volume ASI Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong Kabupaten Takalar=The Relationship between Breastfeeding self-efficacy and Breast Milk Volume in Breastfeeding Mothers in the Galesong Coastal Area of Takalar Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
K021221016-t1Sn2QL5P34ayCKD-20260526103420.jpg

Download (306kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
K021221016-1-2.pdf

Download (397kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
K021221016-dp.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
K021221016-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 May 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

A. SITI NURHALIZAH MS. Hubungan Breastfeeding self-efficacy dengan Volume ASI Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong Kabupaten Takalar (dibimbing oleh Veni Hadju). Latar Belakang: Cakupan ASI eksklusif di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2024 (59,7%) dan Kabupaten Takalar masih belum mencapai target nasional sebesar 80%. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kepercayaan diri ibu dalam menyusui (breastfeeding self-efficacy), yang dapat memengaruhi produksi dan pengeluaran ASI sehingga berdampak pada kecukupan asupan bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara breastfeeding self-efficacy dengan volume ASI pada ibu menyusui di wilayah pesisir Galesong, Kabupaten Takalar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu menyusui dengan bayi usia 0–6 bulan sebanyak 88 orang, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Breastfeeding self-efficacy Scale-Short Form (BSES-SF) dan estimasi volume ASI berdasarkan frekuensi dan durasi menyusui yang dilaporkan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Mayoritas responden berusia 20–35 tahun (78,4%), berpendidikan SMA/sederajat (52,3%), dan tidak bekerja (89,8%). Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki breastfeeding self-efficacy tinggi (64,8%) dengan rata-rata volume ASI 595,53±216,43 ml. Berdasarkan analisis bivariat, volume ASI meningkat seiring kategori self-efficacy (rendah: 309,28±79,93 ml; sedang: 494,22±209,17 ml; tinggi: 686,33±169,21 ml). Uji Spearman menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara self-efficacy dan volume ASI (p<0,001; r=0,601). Kesimpulan: Breastfeeding self-efficacy memiliki hubungan yang signifikan dengan volume ASI, sehingga diperlukan upaya peningkatan kepercayaan diri ibu melalui edukasi, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan guna meningkatkan keberhasilan pemberian ASI.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Breastfeeding self-efficacy, volume ASI, ibu menyusui
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Aug 2026 05:56
Last Modified: 26 Aug 2026 05:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57274

Actions (login required)

View Item
View Item