NURHIDAYANI, NURHIDAYANI (2026) ANALISIS RISIKO KESEHATAN AKIBAT RESIDU PESTISIDA PADA SAYURAN DI PASAR TRADISIONAL SALOJAMPU KABUPATEN WAJO=HEALTH RISK ANALYSIS OF PESTICIDE RESIDUES ON VEGETABLES AT THE SALOJAMPU KABUPATEN WAJO. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221166-Ij9iRs3lMaSoAwtQ-20260611104712.jpg
Download (401kB)
K011221166-1-2.pdf
Download (587kB)
K011221166-dp.pdf
Download (189kB)
K011221166-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 June 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Paparan residu pestisida pada sayuran dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila dikonsumsi secara terus-menerus dalam jangka panjang. Sayuran yang diperdagangkan di pasar tradisional berpotensi mengandung residu pestisida akibat penggunaan pestisida pada proses budidaya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan akibat paparan residu pestisida pada sayuran di Pasar Tradisional Salojampu Kabupaten Wajo menggunakan pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada Februari–Mei 2026 di Pasar Tradisional Salojampu dan Kelurahan Sompe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo. Sampel subjek sebanyak 100 responden diperoleh menggunakan teknik simple random sampling, sedangkan sampel objek berupa empat sampel sayuran dipilih menggunakan exposure-based purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengukuran antropometri, dan pemeriksaan laboratorium kadar residu pestisida. Analisis data dilakukan secara univariat dan ARKL untuk menghitung nilai intake dan Risk Quotient (RQ). Hasil. Seluruh sampel sayuran positif mengandung residu Fipronil dengan rata-rata kadar pada kangkung sebesar 0,0145 mg/kg dan bayam sebesar 0,0035 mg/kg, namun masih berada di bawah Batas Maksimum Residu sebesar 0,05 mg/kg. Rata-rata nilai intake responden sebesar 0,00234139 mg/kg/hari dan rata-rata nilai RQ sebesar 11,706970983. Sebanyak 88 responden termasuk kategori berisiko (RQ ≥1) dan 12 responden tidak berisiko (RQ ≤1). Kesimpulan. Konsumsi sayuran yang mengandung residu pestisida berpotensi menimbulkan risiko kesehatan non karsinogenik sehingga diperlukan pengawasan keamanan pangan dan edukasi terkait penggunaan pestisida serta pengolahan sayuran yang aman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Residu Pestisida, Sayur, Pasar Tradisional, ARKL, Kesehatan |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 01:32 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 01:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57241 |
