PATIUNG, WAHYUDI MELLOLO (2026) Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Pekerja Bagian Produksi Bata Ringan di PT. Bumi Sarana Beton (Kalla Beton)=Occupational Health and Safety Risk Analysis of Lightweight Concrete Production Workers at PT. Bumi Sarana Beton (Kalla Beton). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011191110-t5AqS4rIsQcHjGF1-20260526105421.jpg
Download (333kB)
K011191110-1-2.pdf
Download (399kB)
K011191110-dp.pdf
Download (117kB)
K011191110-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Tingginya potensi bahaya operasional di industri beton pracetak dapat mengakibatkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK). PT. Bumi Sarana Beton (Kalla Beton) sebagai produsen bata ringan memiliki kompleksitas proses produksi yang melibatkan alat berat, mesin otomatis, serta paparan material kimia. Tujuan. Menganalisis risiko K3 terhadap pekerja bagian produksi bata ringan di PT. Bumi Sarana Beton (Kalla Beton) dengan menggunakan metode HIRARC. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan mixed method. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan utama yaitu pekerja bagian produksi bata ringan sebanyak 3 orang dan informan kunci yang merupakan petugas K3L sebanyak 1 orang. Identifikasi dan analisis risiko dilakukan menggunakan metode HIRARC yang mengacu pada standar AS/NZS 4360. Hasil. Hasil penelitian mengidentifikasi 21 aktivitas bahaya dari 9 proses utama produksi. Penilaian risiko menunjukkan: (1) Risiko Sangat Tinggi pada aktivitas pengambilan sampel slurry (nilai 20) akibat potensi jatuh ke sumur penampungan; (2) Risiko Tinggi pada proses pembukaan pintu autoclave, penurunan molding, dan area packing (nilai 15); (3) Risiko Sedang dan Rendah mendominasi pada paparan debu, kebisingan, dan masalah ergonomi. Kesimpulan. Kesimpulan penelitian menetapkan langkah pengendalian berdasarkan hierarki kontrol. Rekayasa teknik diusulkan melalui pemasangan sistem interlock pintu autoclave dan jembatan layang pada area slurry. Pengendalian administratif dilakukan melalui pengawasan SIO, SOP, dan rotasi kerja. Sebagai perlindungan terakhir, diwajibkan penggunaan APD spesifik seperti respirator, earplug, dan sarung tangan tahan panas untuk menekan nilai risiko hingga batas aman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | HIRARC; Industri bata ringan; Hierarki pengendalian risiko; Keselamatan dan kesehatan kerja. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 05:30 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 05:30 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57174 |
