ARIFIN, EVA (2026) HUBUNGAN KADAR MAGNESIUM SERUM DENGAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN OSTEOARTRITIS LUTUT=ASSOCIATION BETWEEN SERUM MAGNESIUM LEVELS AND PAIN INTENSITY IN PATIENTS WITH KNEE OSTEOARTHRITIS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C215202004-7i6OudWmxRJa3MkL-20260213093157.jpg
Download (246kB)
C215202004-1-2.pdf
Download (2MB)
C215202004-dp.pdf
Download (509kB)
C215202004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 January 2028.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
Osteoartritis (OA) adalah penyakit sendi kronis yang serius yang ditandai dengan degradasi tulang rawan artikular dan kerusakan pada jaringan sendi dimana nyeri adalah gejala yang paling menonjol yang dapat menyebabkan penurunan fungsi kemampuan fungsional. Magnesium adalah unsur yang memiliki fungsi yang sangat penting dalam tubuh. Defisiensi Mg dikaitkan dengan sejumlah besar penyakit termasuk OA lutut. Magnesium memiliki peran dalam memblokir sensitisasi sentral melalui efeknya pada reseptor N-methyl-D-aspartate (NMDA), mengurangi kadar serum sel inflamasi, meningkatkan adhesi mesenchymal stem cells (MSCs) sinovial dan membentuk matriks kartilago serta meningkatkan proliferasi dan diferensiasi osteoblas sehingga dapat berdampak pada perbaikan nyeri pada OA lutut. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kadar magnesium serum dengan intensitas nyeri pada pasien osteoartritis lutut. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 62 pasien OA lutut primer. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2024 sampai dengan Oktober 2024. Kadar magnesium serum dianalisis untuk melihat hubungannya dengan intensitas nyeri yang dinilai dengan numeric pain pating scale (NPRS) dengan menggunakan uji Mann-Whitney U. Analisis kurva reciever operating characteristic (ROC) dilakukan untuk menentukan nilai area under the curve (AUC), cut-off point, sensitivitas dan spesifisitas kadar megnesium serum dalam menilai derajat nyeri. Hasil: Rata-rata kadar magnesium serum masih dalam batas normal (1,84 + 0,54 mmol/L). Pasien osteoartritis lutut mengalami nyeri ringan 25,8%, nyeri sedang 41,9% dan nyeri berat 32,3%. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kadar magnesium dengan derajat nyeri osteoartritis lutut dengan nilai p<0,05. Kesimpulan: Kadar magnesium serum berhubungan dengan intensitas nyeri pada pasien osteoartritis lutut dimana kadar magnesium yang rendah berhubungan dengan nyeri osteoartritis lutut yang berat.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: osteoartritis lutut; nyeri; magnesium |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 03:13 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 03:13 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57165 |
