REKONSTRUKSI PENGATURAN INFORMED CONSENT PADA TINDAKAN BEDAH ENDOVASKULAR YANG DINAMIS = INFORMED CONSENT RECONSTRUCTION IN DYNAMIC ENDOVASCULAR SURGERY


YUSUF, DEWI (2026) REKONSTRUKSI PENGATURAN INFORMED CONSENT PADA TINDAKAN BEDAH ENDOVASKULAR YANG DINAMIS = INFORMED CONSENT RECONSTRUCTION IN DYNAMIC ENDOVASCULAR SURGERY. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B012232014-kx8aqBwMhDIt5dcT-20260303211144.jpg

Download (425kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B012232014-1-2.pdf

Download (446kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B012232014-dp.pdf

Download (346kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
B012232014-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

DEWI YUSUF (B012232014), REKONSTRUKSI PENGATURAN INFORMED CONSENT PADA TINDAKAN BEDAH ENDOVASKULAR YANG DINAMIS, dibimbing oleh Iin Karita Sakharina. Latar Belakang : Tindakan bedah endovaskular bersifat kompleks dan dapat berubah secara dinamis selama prosedur berlangsung. Informed consent konvensional sering tidak mampu mengakomodasi perubahan tersebut, sehingga menimbulkan tantangan etis dan hukum. Oleh karena itu, perlu dilakukan rekonstruksi model informed consent yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika tindakan medis ini. Tujuan : Untuk menganalisa konstruksi pengaturan Informed Consent pada tindakan bedah endovaskular yang ada saat ini dan menemukan model Informed Consent yang ideal dari hasil rekonstruksi. Metode : penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pendekatan perundang-undangan, studi pustaka dan studi lapangan. Hasil : (1) Pengaturan informed consent pada tindakan bedah endovaskular saat ini masih bersifat umum dan formalistik sehingga belum mampu mengakomodasi karakteristik tindakan medis berisiko tinggi secara memadai, yang berdampak pada belum optimalnya perlindungan hak otonomi dan keselamatan pasien serta kepastian hukum bagi dokter, sehingga diperlukan rekonstruksi pengaturan yang lebih komprehensif, substantif, dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia.(2) Model Informed Consent yang Ideal Hasil dari Rekonstruksi merupakan konstruksi hukum yang menempatkan persetujuan tindakan medis sebagai proses komunikasi medis yang substantif, partisipatif, dan akuntabel, dengan penghormatan terhadap otonomi pasien melalui informasi yang lengkap dan dapat dipahami, serta diperkuat oleh kewajiban persetujuan tertulis disertai saksi dari kedua belah pihak dengan pengecualian kondisi emergency guna menjamin efektivitas norma hukum dan perlindungan hukum yang berimbang serta berkeadilan bagi pasien, dokter, dan rumah sakit. Kesimpulan : Rekonstruksi informed consent bedah endovaskular yang dinamis menekankan persetujuan yang adaptif, sadar, berbasis informasi lengkap, disertai edukasi berkelanjutan dan bukti hukum yang kuat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Rekonstruksi, Informed consent, Bedah Endovaskular.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 24 Aug 2026 00:47
Last Modified: 24 Aug 2026 00:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57139

Actions (login required)

View Item
View Item