EFEKTIVITAS MELATONIN TOPIKAL TERHADAP PERBAIKAN KLINIS, INDEKS MELANIN DAN PENURUNAN SKOR mMASI PADA MELASMA=EFEKTIVITAS MELATONIN TOPIKAL TERHADAP PERBAIKAN KLINIS, INDEKS MELANIN DAN PENURUNAN SKOR mMASI PADA MELASMA


HANDAYANI, WIWI PRATIWI (2026) EFEKTIVITAS MELATONIN TOPIKAL TERHADAP PERBAIKAN KLINIS, INDEKS MELANIN DAN PENURUNAN SKOR mMASI PADA MELASMA=EFEKTIVITAS MELATONIN TOPIKAL TERHADAP PERBAIKAN KLINIS, INDEKS MELANIN DAN PENURUNAN SKOR mMASI PADA MELASMA. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C115221003-h72dZcgsEBkzCFU8-20260304104811.jpg

Download (738kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C115221003-1-2.pdf

Download (489kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C115221003-dp.pdf

Download (347kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C115221003-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Melasma adalah kelainan hiperpigmentasi didapat yang mempengaruhi jutaan individu di seluruh dunia, paling sering ditemukan pada wanita dengan kulit Fitzpatrick tipe III-IV (Artzi et al., 2021). Secara global, prevalensi melasma bervariasi. Sebagai gangguan multifaktorial, prevalensinya telah diamati dari 1% pada populasi umum menjadi 9 - 50% pada populasi berisiko tinggi. Rentang prevalensi yang luas ini telah terjadi terutama disebabkan oleh variasi komposisi etnis dan tingkat paparan sinar UV di antara populasi yang berada di berbagai wilayah geografis. Melasma telah dilaporkan di semua kelompok etnis dan populasi, meskipun dengan prevalensi yang bervariasi. Fenotipe berpigmen memiliki prevalensi lebih tinggi di Asia Tenggara, Asia Tengah, Orang Afrika Mediterania, Amerika Hispanik, dan Brasil (Majid & Aleem, 2022). Menurut satu penelitian yang dilakukan di Jakarta oleh Du Yaping dkk pada tahun 2018 di dapatkan hasil melasma, keratosis seboroik, dan hiperpigmentasi paska inflamasi menunjukkan prevalensi yang tinggi (>50%) pada kelompok usia muda (20–30 tahun). Prevalensi melasma mencapai 100% di kelompok usia 41–50 tahun dan seterusnya, dan tingkat keparahannya juga terus meningkat dengan usia (Du et al., 2022).

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: melasma
Subjects: R Medicine > RL Dermatology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 21 Aug 2026 07:08
Last Modified: 21 Aug 2026 07:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57127

Actions (login required)

View Item
View Item