Analisis Kadar Antibodi IgG Dan Interleukin-6 Serum Pada Pasien Autoimun Pre Dan Pasca Therapeutic Plasma Exchange=Impact of Therapeutic Plasma Exchange on Immunoglobulin G and Interleukin-6 Levels in Autoimmune Disorder: An Observational Study at Wahidin Sudirohusodo Hospital


SHERIDAN, SABILLA (2026) Analisis Kadar Antibodi IgG Dan Interleukin-6 Serum Pada Pasien Autoimun Pre Dan Pasca Therapeutic Plasma Exchange=Impact of Therapeutic Plasma Exchange on Immunoglobulin G and Interleukin-6 Levels in Autoimmune Disorder: An Observational Study at Wahidin Sudirohusodo Hospital. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C085221002-zosNbIq2WB7ynxRJ-20260129233338.png

Download (514kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C085221002- Bab 1-2.pdf

Download (861kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C085221002-dp.pdf

Download (53kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C085221002-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 January 2028.

Download (9MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Therapeutic Plasma Exchange (TPE) merupakan prosedur apheresis yang digunakan untuk mengeliminasi autoantibodi sirkulasi dan mediator inflamasi pada penyakit autoimun dan neuroimunologi. Imunoglobulin G (IgG) dan Interleukin-6 (IL-6) merupakan biomarker imun dan inflamasi utama yang berpotensi dipengaruhi oleh TPE. Namun, bukti mengenai modulasi kedua biomarker tersebut oleh TPE di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh TPE terhadap kadar IgG dan IL-6 serum pada pasien dengan penyakit autoimun dan neuroimunologi, serta mengidentifikasi faktor klinis yang memengaruhi respons biomarker tersebut. Metode: Penelitian observasional dengan desain potong lintang dilakukan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Sebanyak 30 pasien yang memenuhi kriteria inklusi direkrut dengan teknik consecutive sampling. Kadar IgG dan IL-6 serum diukur menggunakan metode enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) sebelum dan sesudah TPE. Hasil: Subjek penelitian didominasi oleh laki-laki (53,3%) dengan diagnosis terbanyak Guillain-Barré Syndrome (73,3%). Analisis menunjukkan penurunan bermakna kadar IgG serum rata-rata dari 1,56 ± 0,52 g/L sebelum TPE menjadi 1,15 ± 0,47 g/L setelah TPE (p = 0,000). Kadar IL-6 serum juga menurun dari 6,02 ± 10,45 pg/mL menjadi 3,35 ± 4,74 pg/mL, namun penurunan tersebut tidak bermakna secara statistik (p = 0,090). Analisis lanjutan menunjukkan bahwa usia, diagnosis klinis, dan riwayat konsumsi metilprednisolon memengaruhi besarnya penurunan kadar IgG serum. Kesimpulan: TPE secara signifikan menurunkan kadar IgG serum, sedangkan kadar IL-6 menunjukkan kecenderungan penurunan yang tidak bermakna secara statistik. Respons biomarker terhadap TPE bervariasi berdasarkan karakteristik klinis pasien.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Therapeutic Plasma Exchange (TPE), Imunoglobulin G (IgG), Interleukin-6 (IL-6), Penyakit Autoimun, Neuroimunologi.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Patologi Klinik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Aug 2026 00:56
Last Modified: 24 Aug 2026 00:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57108

Actions (login required)

View Item
View Item