Uji Antibakteri Ekstrak Kulit Jeruk Manis Terhadap Pseudomonas Aeruginosa Pada Drosophila Melanogaster=Antibacterial Activity of Sweet Orange (Citrus sinensis) Peel Extract Against Pseudomonas aeruginosa in Drosophila melanogaster


HAMZAH, NURHASANAH (2026) Uji Antibakteri Ekstrak Kulit Jeruk Manis Terhadap Pseudomonas Aeruginosa Pada Drosophila Melanogaster=Antibacterial Activity of Sweet Orange (Citrus sinensis) Peel Extract Against Pseudomonas aeruginosa in Drosophila melanogaster. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221074-A5UmTjV4cnOsJygw-20260313004724.png

Download (86kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221074-1-2.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221074-dp.pdf

Download (108kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C031221074-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Pseudomonas aeruginosa merupakan patogen Gram-negatif yang kerap menimbulkan infeksi sulit ditangani. Kulit jeruk manis (Citrus sinensis) mengandung senyawa bioaktif (terutama terpena/limonene dan flavonoid) yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Tujuan. Menilai aktivitas antibakteri ekstrak kulit jeruk manis terhadap P. aeruginosa pada model Drosophila melanogaster melalui analisis beban bakteri (CFU) dan respon imun molekuler (RT-qPCR gen Diptericin/dpt). Metode. Desain eksperimental laboratorium menggunakan larva D. melanogaster tipe w118 yang diinfeksi secara oral. Subjek dibagi menjadi lima kelompok: kontrol normal, kontrol infeksi, serta perlakuan ekstrak 2%, 4%, dan 8%. Beban bakteri diukur sebagai CFU pada media Cetrimide Agar. Ekspresi gen dpt dianalisis menggunakan RT-qPCR untuk melihat respon imun inang. Data dianalisis menggunakan GraphPad Prism. Hasil. Kelompok kontrol infeksi menunjukkan beban bakteri (CFU) tertinggi. Pemberian ekstrak 2% mampu menurunkan jumlah koloni, sedangkan konsentrasi 4% dan 8% menunjukkan efikasi total dengan tidak adanya pertumbuhan koloni (0 koloni) pada media selektif. Selaras dengan hasil tersebut, analisis RT-qPCR menunjukkan penurunan ekspresi gen diptericin (dpt) yang signifikan pada kelompok perlakuan 4% dan 8% hingga mendekati level kontrol normal. Kesimpulan. Ekstrak kulit jeruk manis efektif menekan infeksi P. aeruginosa pada model Drosophila. Konsentrasi 4% diidentifikasi sebagai dosis optimal yang secara konsisten mampu mengeradikasi beban bakteri sekaligus menormalisasi respons imun bawaan inang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Citrus sinensis; Pseudomonas aeruginosa; CFU; RT-qPCR; Drosophila melanogaster.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 20 Aug 2026 05:51
Last Modified: 20 Aug 2026 05:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57083

Actions (login required)

View Item
View Item