Identifikasi dan Prevalensi Protozoa Saluran Cerna pada Kucing Peliharaan di Kota Makassar=Identification and Prevalence of Gastrointestinal Protozoan in Pet Cats in Makassar City


SUHARMAN, ALIFAH AZAHRA (2026) Identifikasi dan Prevalensi Protozoa Saluran Cerna pada Kucing Peliharaan di Kota Makassar=Identification and Prevalence of Gastrointestinal Protozoan in Pet Cats in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221041-Iho7EbA9nQSaWv45-20260313222256.jpg

Download (456kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221041-1-2.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221041-dp.pdf

Download (66kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C031221041-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 March 2028.

Download (11MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang Kucing merupakan hewan peliharaan yang banyak dipelihara oleh masyarakat dan berpotensi terinfeksi protozoa saluran cerna yang dapat menurunkan kesehatan hewan serta berisiko bersifat zoonosis. Namun, data mengenai jenis dan prevalensi infeksi protozoa saluran cerna pada kucing peliharaan di Kota Makassar masih terbatas. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis protozoa saluran cerna serta mengetahui prevalensi infeksi protozoa pada kucing peliharaan di Kota Makassar. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel feses kucing peliharaan yang dikoleksi dari beberapa klinik hewan dan pet owner di Kota Makassar pada periode Mei-September 2025. Pemeriksaan sampel dilakukan menggunakan metode natif, sedimentasi, dan apung, serta pewarnaan Ziehl-Neelsen untuk identifikasi protozoa secara mikroskopis. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi protozoa saluran cerna masih ditemukan pada kucing peliharaan di Kota Makassar dengan protozoa yang teridentifikasi meliputi Isospora sp. (9%), Entamoeba sp. (5%), Toxoplasma sp. (6%), dan Giardia sp. (1%). Isospora sp. merupakan spesies dengan prevalensi tertinggi, sementara kasus koinfeksi masih relatif rendah di Kota Makassar. Kesimpulan Infeksi protozoa saluran cerna masih menjadi permasalahan kesehatan pada kucing peliharaan di Kota Makassar dan berpotensi menimbulkan risiko zoonosis, sehingga diperlukan upaya pencegahan dan pengendalian melalui manajemen pemeliharaan yang baik serta deteksi dini secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Identifikasi, kucing peliharaan, Makassar, prevalensi, protozoa saluran cerna
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 20 Aug 2026 03:03
Last Modified: 20 Aug 2026 03:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57056

Actions (login required)

View Item
View Item