Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit Pada Kucing Peliharaan di Kota Makassar=Identification and Prevalence of Ectoparasites in Pet Cats in Makassar City


PRABOWO, AYU BUNGA QANITA PUTRI (2026) Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit Pada Kucing Peliharaan di Kota Makassar=Identification and Prevalence of Ectoparasites in Pet Cats in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221035-x4dp9SG83KONgtiA-20260313181651.jpeg

Download (370kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221035-1-2.pdf

Download (742kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221035-dp.pdf

Download (326kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C031221035-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.

Download (8MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak dipelihara oleh masyarakat dan memiliki kedekatan tinggi dengan manusia. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penularan penyakit, terutama yang disebabkan oleh ektoparasit. Iklim tropis dengan suhu dan kelembapan tinggi, seperti di Kota Makassar, mendukung perkembangan dan penyebaran ektoparasit pada kucing. Infestasi ektoparasit tidak hanya berdampak pada kesehatan kucing, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia karena beberapa ektoparasit bersifat zoonosis. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis ektoparasit yang menginfestasi kucing peliharaan serta mengetahui tingkat prevalensi infestasi ektoparasit pada kucing peliharaan di Kota Makassar. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Sebanyak 106 ekor kucing peliharaan diperiksa pada beberapa klinik hewan dan milik pet owner di Kota Makassar. Pengambilan sampel ektoparasit dilakukan menggunakan metode skin scraping, ear swab, dan pengambilan ektoparasit dari rambut kucing. Identifikasi ektoparasit dilakukan secara mikroskopis di Laboratorium Integrasi Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin. Data dianalisis secara deskriptif untuk menentukan prevalensi masing- masing ektoparasit. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 106 ekor kucing yang diperiksa, sebanyak 85 ekor (80,2%) terinfestasi ektoparasit. Empat jenis ektoparasit berhasil diidentifikasi, yaitu Ctenocephalides felis dengan prevalensi tertinggi sebesar 43,4% (46/106), diikuti Felicola subrostratus sebesar 16,0% (17/106), Otodectes cynotis sebesar 15,1% (16/106), dan Notoedres cati sebesar 5,7% (6/106). Infestasi ektoparasit ditemukan tersebar di berbagai kecamatan di Kota Makassar dengan variasi tingkat prevalensi antarwilayah. Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa infestasi ektoparasit pada kucing peliharaan di Kota Makassar masih tergolong tinggi. Ditemukan empat jenis ektoparasit, yaitu Ctenocephalides felis, Felicola subrostratus, Otodectes cynotis, dan Notoedres cati, dengan Ctenocephalides felis sebagai ektoparasit yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan perlunya upaya pengendalian dan pencegahan ektoparasit secara rutin melalui peningkatan manajemen pemeliharaan dan perawatan kesehatan kucing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Dinamika populasi Kucing, Infestasi ektoparasit, Lingkungan tropis, Strategi pengendalian, Zoonosis
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 20 Aug 2026 03:00
Last Modified: 20 Aug 2026 03:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57053

Actions (login required)

View Item
View Item