PENGUNGKAPAN FAKTOR KRIMINOGEN MARAKNYA PEMBUSURAN OLEH REMAJA MELALUI KAJIAN SOCIAL LEARNING THEORY BERDASARKAN PERSPEKTIF PSIKOLOGI KRIMINAL = REVEALING CRIMINOGENIC FACTORS IN THE PREVALENCE OF ARCHERY AMONG TEENAGERS THROUGH A SOCIAL LEARNING THEORY STUDY BASED ON A CRIMINAL PSYCHOLOGY PERSPECTIVE


MAHARANI, TASYA SAHRA (2026) PENGUNGKAPAN FAKTOR KRIMINOGEN MARAKNYA PEMBUSURAN OLEH REMAJA MELALUI KAJIAN SOCIAL LEARNING THEORY BERDASARKAN PERSPEKTIF PSIKOLOGI KRIMINAL = REVEALING CRIMINOGENIC FACTORS IN THE PREVALENCE OF ARCHERY AMONG TEENAGERS THROUGH A SOCIAL LEARNING THEORY STUDY BASED ON A CRIMINAL PSYCHOLOGY PERSPECTIVE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B011221328-iyjGJvgR2BEspdmk-20260212134614.jpeg

Download (107kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011221328-dp.pdf

Download (549kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011221328-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
B011221328-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 February 2028.

Download (10MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Makassar sebagai ibu kota provinsi Sulawesi Selatan nyatanya tidak terlepas dari kasus krimininal, khususnya pembusuran yang ironinya dilakukan oleh geng remaja. Berbagai upaya dilakukan oleh pihak keamanan telah dilakukan untuk memberantas kejahatan tersebut, tetapi hingga saat ini pembusuran masih sering terjadi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap psikologi kriminal dari pelaku pembusuran guna mengetahui faktor kriminogen terjadinya pembusuran di Kota Makassar melalui kajian Social Learning Theory dan merumuskan strategi Hygiene Criminal dalam memberantas kasus pembusuran. Metode: Demi mengungkap permasalahan dan merumuskan strategi yang solutif, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenemonologi dengan desain studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam terhadap tiga pelaku pembusuran, orang tua pelaku, pihak kepolisian, akademisi di bidang kriminologi dan psikologi yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa psikologi kriminal dari pelaku pembusuran sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan sosial utamanya teman sebaya yang dipicu dengan beberapa faktor lain seperti keluarga, masyarakat, dan pendidikan yang tidak tuntas sehingga mudah memicu terjadinya agresi pada diri remaja dan dinamika psikologis yang menyebabkan mereka sulit untuk mengontrol emosi serta berprilaku implusif. Kesimpulan: Secara keseluruhan model Hygiene Criminal merupakan konsep strategi yang dirumuskan melalui upaya Pre-emtif, Preventif, dan Rehabilitatif dengan tujuan untuk memberantas pelaku pembusuran di Kota Makassar melalui penguatan identitas diri dan peningkatan keamanan oleh lembaga terkait.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: KODEPRODI74201#ILMU HUKUM - S1
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 19 Aug 2026 06:04
Last Modified: 19 Aug 2026 06:04
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57017

Actions (login required)

View Item
View Item