Uji Sitotoksik Ekstrak Polisakarida Sulfat Anggur Laut (Caulerpa racemosa) terhadap Sel Kanker Kolorektal WiDr: Pendekatan In vitro=Cytotoxicity Assay of Sulfated Polysaccharide Extract from Sea Grapes (Caulerpa racemosa) against WiDr Colorectal Cancer Cells: An In vitro Approach


HASAN, AISYAH AMALIAH (2026) Uji Sitotoksik Ekstrak Polisakarida Sulfat Anggur Laut (Caulerpa racemosa) terhadap Sel Kanker Kolorektal WiDr: Pendekatan In vitro=Cytotoxicity Assay of Sulfated Polysaccharide Extract from Sea Grapes (Caulerpa racemosa) against WiDr Colorectal Cancer Cells: An In vitro Approach. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221017-Sfaj3yBtNn980H6s-20260316105252.jpeg

Download (223kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221017-1-2.pdf

Download (342kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221017-dp.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of FULL TEKSS] Text (FULL TEKSS)
C031221017-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Kanker kolorektal merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di dunia dan menunjukkan peningkatan insidensi setiap tahun, yang menjadi tantangan besar dalam bidang kesehatan. Terapi konvensional seperti kemoterapi sering menimbulkan efek samping berat dan memicu resistensi obat, sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman dan selektif berbasis bahan alam. Caulerpa racemosa merupakan alga hijau laut yang diketahui mengandung polisakarida sulfat dengan aktivitas biologis luas termasuk antioksidan, antiinflamasi, imunomodulator, dan antikanker. Penelitian ini mengevaluasi potensi sitotoksik ekstrak polisakarida sulfat Caulerpa racemosa terhadap sel kanker kolorektal WiDr secara in vitro menggunakan uji MTT Assay. Ekstrak diperoleh dengan metode Microwave-Assisted Extraction (MAE). Analisis gugus sulfat FTIR. Sel kanker kolorektal WiDr di perlakukan dengan ekstrak pada rentan 100-500 µg/mL dan viabilitas sel dinilai setelah 24 jam. Hasil menunjukkan penurunan viabilitas sel yang signifikan dimana nilai IC₅₀ yang di peroleh adalah 528 µg/mL. Pengamatan morfologi menunjukkan perubahan sel (cell shrinkage, rounding, dan floating cells). Temuan ini menunjukkan potensi in vitro Caulerpa racemosa sebagai kandidat agen terapi antikanker, namun validasi lanjutan (uji molekuler apoptosis, uji in vivo) di perlukan untuk menegaskan aktivitas biologis dan mekanismenya.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Caulerpa racemosa, kanker kolorektal, polisakarida sulfat, WiDr, sitotoksik, MTT assay.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 19 Aug 2026 05:46
Last Modified: 19 Aug 2026 05:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57010

Actions (login required)

View Item
View Item