UTOMO, ADITYA PRATAMA (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP TURUT SERTA TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN MANUSIA (Studi Putusan No. 187/Pid.Sus/2025/PN Bls) = LEGAL ANALYSIS OF PARTICIPATION IN THE CRIMINAL ACT OF HUMAN SMUGGLING (Study of Decision No. 187/Pid.Sus/2025/PN Bls). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B011221173-2UqoMEQBpyznYbcl-20260201013527.jpg
Download (340kB)
B011221173-1-2.pdf
Download (486kB)
B011221173-dp.pdf
Download (285kB)
B011221173-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 January 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ADITYA PRATAMA UTOMO (B011221173) JUDUL PENELITIAN “Analisis Yuridis Terhadap Turut Serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (Studi Putusan No. 187/Pid.Sus/2025/PN Bls).” Dibimbing oleh Amir Ilyas sebagai pembimbing. Latar Belakang: Pada dasarnya setiap orang yang ingin keluar atau masuk ke wilayah Negara Indonesia harus memiliki Dokumen Perjalanan yang sah dan masih berlaku serta wajib melalui pemeriksaan oleh Pejabat Imigrasi di Tempat Pemeriksaan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Keimigrasian. Tujuan: untuk menganalisis pengaturan terhadap turut serta tindak pidana penyelundupan manusia dan untuk mengetahui penerapan hukum pidana pada putusan No.187/Pid.Sus/2025/PN Bls. Metode: Penelitian ini merupakan tipe penelitian normatif yang menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus dengan bahan hukum primer dan sekunder, yang kemudian dianalisis secara perspektif normatif. Hasil: (1) Pengaturan terhadap turut serta tindak pidana penyelundupan manusia yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. (2) Penerapan hukum pidana pada turut serta tindak pidana penyelundupan manusia pada putusan No.187/Pid.Sus/2025/PN Bls, terdakwa didakwa dengan dakwaan subsidair pada Pasal 120 ayat (1) UU No 6 Tahun 2011 Jo Pasal 55 UU No 1 Tahun 1946 atau Pasal 120 ayat (2) UU No 6 Tahun 2011 Jo Pasal 55 UU No. 1 Tahun 1946 dan atas dakwaan tersebut hakim memutus terdakwa dengan putusan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta menyelundupkan manusia. Kesimpulan: Dengan hadirnya UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang telah mengatur mengenai penyelundupan manusia, termasuk turut serta, namun dalam penerapan hukum pidana dalam praktiknya masih tidak sejalan dengan apa yang telah diatur.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyelundupan Manusia; Tindak Pidana; Turut Serta. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 00:41 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 00:41 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56990 |
