ARFIANI, LILY (2026) ANALISIS PERBANDINGAN GAMBARAN DISKUS OPTIK PADA ANAK DENGAN BERBAGAI DERAJAT MIOPIA=COMPARATIVE ANALYSIS OF OPTIC DISC CHARACTERISTICS IN CHILDREN WITH DIFFERENT DEGREES OF MYOPIA. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C025212005-n9gdTtV47ZmbHPXF-20260204135931.jpg
Download (303kB)
C025212005-1-2.pdf
Download (914kB)
C025212005-dp.pdf
Download (985kB)
C025212005-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 January 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Miopia pada anak berhubungan dengan pemanjangan aksial bola mata yang dapat menyebabkan perubahan struktur diskus optik dan ketebalan retinal nerve fiber layer (RNFL). Perubahan ini dapat menyerupai gambaran glaukomatosa, sehingga menyulitkan deteksi dini glaukoma pediatrik. Evaluasi objektif menggunakan Optical Coherence Tomography (OCT) diperlukan untuk membedakan perubahan fisiologis akibat miopia dari tanda awal neuropati glaukomatosa. Tujuan: Menganalisis perbandingan gambaran diskus optik pada anak dengan berbagai derajat miopia menggunakan pemeriksaan OCT. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan pada 60 anak usia 7-18 tahun dengan miopia ringan, sedang, dan berat. Parameter yang dinilai meliputi ketebalan RNFL per kuadran, disc area, cup area, rim area, cup disc ratio (CDR), axial length (AL), central corneal thickness (CCT), dan tekanan intraokular (TIO). Analisis statistik dilakukan sesuai distribusi data. Hasil: Ketebalan RNFL menunjukkan kecenderungan menurun seiring peningkatan derajat miopia, dengan perbedaan bermakna terutama pada kuadran superior (p < 0,05). Parameter disc area, cup area, dan rim area tidak berbeda bermakna antar derajat miopia. Nilai CDR cenderung meningkat pada miopia berat tanpa disertai peningkatan TIO maupun penurunan RNFL yang konsisten. AL meningkat secara bermakna seiring bertambahnya derajat miopia (p < 0,001), sedangkan CCT tidak menunjukkan perbedaan bermakna. Kesimpulan: Pada anak dengan miopia, perubahan RNFL dan CDR dapat terjadi tanpa peningkatan TIO, mencerminkan adaptasi struktural akibat pemanjangan aksial. Oleh karena itu, penilaian risiko glaukoma pediatrik pada anak miopia perlu dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan RNFL, CDR, dan biometri okular, serta tidak bergantung pada satu parameter tunggal.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Miopia anak, diskus optik, RNFL, OCT, glaukoma pediatrik |
| Subjects: | R Medicine > RE Ophthalmology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Mata |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 05:17 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 05:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56956 |
