Penanganan Kasus Scabies Pada Kambing Etawa di Desa Panyangkalang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar=Case Management of Scabies in Etawa Goats in Panyangangkalang Village, Mangarabombang District, Takalar Regency


KHADZANAH, NUR UMMI (2026) Penanganan Kasus Scabies Pada Kambing Etawa di Desa Panyangkalang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar=Case Management of Scabies in Etawa Goats in Panyangangkalang Village, Mangarabombang District, Takalar Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C024241055-SMe8spHvB9wi7zQX-20260309230900.jpeg

Download (150kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C024241055-1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C024241055-dp.pdf

Download (128kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C024241055-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 February 2028.

Download (11MB)

Abstract (Abstrak)

Peternakan kambing Etawa berkembang pesat karena potensi keuntungan dari penjualan induk, anak kambing, susu, dan kotoran kambing (inthil) yang dapat diolah menjadi pupuk organik. Susu kambing Etawa saat ini sangat populer di pasaran. Kambing Etawa dibagi menjadi empat kategori: penghasil daging, penghasil susu, penghasil bulu (mohair/cashmere), serta penghasil daging dan susu. Pemeliharaan kambing Etawa memerlukan pakan yang berkualitas dan manajemen kandang yang baik untuk menjaga kesehatan hewan. Salah satu penyakit yang sering menyerang kambing Etawa adalah scabies, yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Tungau ini membuat terowongan di bawah lapisan kulit, menyebabkan gatal, kerontokan bulu, dan kerusakan kulit. Tanda klinis yang terlihat meliputi gatal, kerak pada kulit, dan bintik-bintik merah. Studi kasus ini bertujuan untuk mendiagnosis dan menangani scabies pada kambing Etawa. Metode diagnosis meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, klinis, dan laboratorium menggunakan teknik superficial scrapping diikuti pemeriksaan mikroskopis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bulu yang mudah rontok, lethargi, gatal-gatal, kambing menggosokkan tubuh hingga terjadi peradangan dan pendarahan, serta muncul bintik-bintik merah. Penanganan dilakukan dengan pemberian ivermectin dan vitamin Vitol-140, dengan perawatan dan pengamatan selama 7 hari serta manajemen pakan dan kandang yang baik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kambing Etawa, Tungau, Sarcoptes scabiei, Ivermectin
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 18 Aug 2026 03:58
Last Modified: 18 Aug 2026 03:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56954

Actions (login required)

View Item
View Item