SAHARUDDIN, NUR AISA (2026) Uji In Vitro dan Ex Vivo Formula Hidrogel Microarray Berbasis Poli(Vinil Alkohol) dan Asam Hialuronat untuk Pemantauan Terapi Obat Antiepilepsi Secara Transdermal. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
N011221024-2TQkyHo1j6XGSP5O-20260310134616.jpg
Download (419kB)
N011221024-1-2.pdf
Download (232kB)
N011221024-dp.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
N011221024- Tekt.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Pemantauan terapi obat (PTO) lamotrigin secara konvensional melalui pengambilan darah vena bersifat invasif dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pasien epilepsi yang memerlukan pemantauan kadar obat secara rutin. Oleh karena itu, diperlukan alternatif metode pengambilan sampel yang minimal invasif dan lebih nyaman bagi pasien. Tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi HA dalam formulasi microneedle PVA-HA terhadap karakteristik serta performa ambilan obat antiepilepsi (lamotrigin) secara in vitro dan ex vivo. Metode. Pembuatan hidrogel dilakukan dengan mencampurkan PVA dan HA dengan asam oksalat sebagai crosslinker, yang kemudian dicetak dan dikarakterisasi. Evaluasi meliputi karakterisasi fisikokimia, uji swelling, koefisien partisi, ekstraksi obat, kadar hemolisis, morfologi dan geometri, fisikomekanik, serta uji ex vivo uptake pada kulit tikus. Hasil. Formula dengan peningkatan konsentrasi asam hialuronat (HA) menunjukkan peningkatan kapasitas swelling hidrogel baik dalam media air murni maupun PBS pH 7,4, yang berkaitan dengan sifat hidrofilik HA dan kemampuannya mengikat air murni dalam matriks polimer. Namun, variasi konsentrasi HA tidak menimbulkan perbedaan bermakna pada nilai koefisien partisi lamotrigin, yang menunjukkan bahwa penambahan HA tidak menghambat difusi obat ke dalam matriks hidrogel. Hasil ekstraksi balik menunjukkan bahwa PBS pH 7,4 merupakan media yang paling optimal untuk mengekstraksi lamotrigin dari hidrogel dibandingkan HCl 0,1 N dan etanol 70%, karena kondisi pH fisiologis mendukung keadaan hidrogel yang lebih mengembang dan stabil. Uji ex vivo menunjukkan bahwa HF-MAPs mampu menembus lapisan kulit dan menyerap lamotrigin dari cairan interstisial (ISF) dengan kadar yang berkorelasi terhadap konsentrasi pada media. Secara keseluruhan, hidrogel microarray berbasis PVA–HA berpotensi digunakan sebagai platform minimal invasif untuk pemantauan terapi obat lamotrigin secara transdermal. Kesimpulan. HF-MAPs berbasis PVA–HA berpotensi digunakan sebagai platform minimal invasif yang aman dan efektif untuk pemantauan terapi obat lamotrigin secara transdermal melalui pengambilan cairan interstisial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hidrogel microarray, Lamotrigin, Pemantauan terapi obat, PVA, HA |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 02:40 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 02:40 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56928 |
