Hubungan Academic Self-Efficacy dan Parental Academic Pressure dengan Academic Dishonesty pada Mahasiswa Pengguna AI=The Relationship between Academic Self-Efficacy and Parental Academic Pressure with Academic Dishonesty among Students Using AI


WARDANA, HASAN KUSUMA (2026) Hubungan Academic Self-Efficacy dan Parental Academic Pressure dengan Academic Dishonesty pada Mahasiswa Pengguna AI=The Relationship between Academic Self-Efficacy and Parental Academic Pressure with Academic Dishonesty among Students Using AI. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C021221061-w6UftX7xhbWSAakB-20260311114215.jpg

Download (297kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C021221061-1-2.pdf

Download (346kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C021221061-dp.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C021221061-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Perkembangan artificial intelligence (AI) dalam perguruan tinggi memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik, namun juga memunculkan tantangan etika berupa meningkatnya risiko academic dishonesty. Perilaku ini dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu academic self-efficacy sebagai keyakinan terhadap kemampuan akademik diri, serta faktor eksternal, yaitu parental academic pressure sebagai tekanan akademik dari orang tua. Dalam konteks mahasiswa pengguna AI, interaksi dari faktor tersebut menjadi penting untuk dipahami guna melihat kecenderungan perilaku ketidakjujuran akademik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan academic self-efficacy dan parental academic pressure dengan academic dishonesty, baik secara parsial maupun simultan, pada mahasiswa pengguna AI. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional survey. Partisipan penelitian berjumlah 412 mahasiswa pengguna AI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioer skala Likert yang mengukur ketiga variabel, kemudian dianalisis menggunakan analisis korelasi Pearson dan regresi berganda. Hasil. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa academic self-efficacy tidak memiliki hubungan dengan academic dishonesty (r = -0,01; p = 0,86). Sementara itu, parental academic pressure memiliki hubungan negatif dengan academic dishonesty (r = -0,10; p = 0,03). Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa academic self-efficacy dan parental academic pressure secara simultan tidak berkontribusi terhadap academic dishonesty (F = 2,26; p > 0,05). Kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa academic dishonesty tidak memiliki hubungan dengan academic self-efficacy, namun berhubungan negatif dengan parental academic pressure. Selain itu, kontribusi academic self-efficacy dan parental academic pressure secara simultan belum mampu menjelaskan variasi perilaku academic dishonesty secara signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Academic Dishonesty; Academic Self-Efficacy; Mahasiswa Pengguna AI; Parental Academic Pressure.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 12 Aug 2026 06:44
Last Modified: 12 Aug 2026 06:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56893

Actions (login required)

View Item
View Item