TJIUNAR, FALDI PUTRA (2026) TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PENCURIAN BERAT YANG DILAKUKAN ANAK (Studi Putusan Nomor 33/Pid.Sus-Anak/2018/PN.Gns) = A LEGAL REVIEW OF THE CRIMINAL ACT OF AGGRESSIVE THEFT COMMITTED BY A CHILD (Study of Decision Number 33/Pid.Sus-Anak/2018/PN.Gns). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B011211208-gEHv8OND5JIZy1Bj-20260310001126.jpg
Download (350kB)
B011211208-1-2.pdf
Download (550kB)
B011211208-dp.pdf
Download (378kB)
B011211208-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
FALDI PUTRA TJIUNAR (B011211208). Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Pencurian Berat Yang Dilakukan Anak (Studi Putusan Nomor 33/Pid.Sus- Anak/2018/PN.Gns) Dibimbing oleh Syamsuddin Muchtar, sebagai Pembimbing. Latar Belakang: Pencurian berat merupakan salah satu bentuk tindak pidana terhadap harta benda yang diatur dalam Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan unsur-unsur pemberat tertentu yang menjadikan ancaman pidananya lebih tinggi. Permasalahan menjadi kompleks ketika pelaku adalah anak, karena sistem peradilan pidana anak di Indonesia, melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA), menekankan perlindungan, pembinaan, dan keadilan restoratif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan tindak pidana pencurian berat yang dilakukan oleh anak dalam perspektif hukum pidana, dan untuk menganalisis penerapan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana pencurian berat dalam Putusan Nomor 33/Pid.Sus-Anak/2018/PN.Gns. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus . Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengaturan tindak pidana pencurian berat yang dilakukan oleh anak diatur dalam Pasal 363 KUHP dengan memperhatikan ketentuan khusus dalam UU SPPA yang mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak, (2) Penerapan hukum pidana dalam Putusan Nomor 33/Pid.Sus-Anak/2018/PN.Gns telah memperhatikan faktor usia dan latar belakang pelaku, namun belum sepenuhnya mencerminkan optimalisasi keadilan restoratif karena sanksi yang dijatuhkan masih berupa pidana penjara di LPKA. Kesimpulan: Pengaturan tindak pidana pencurian berat yang dilakukan oleh anak tetap tunduk pada Pasal 363 KUHP, namun penerapannya harus memperhatikan prinsip-prinsip perlindungan anak dalam UU SPPA. Putusan Nomor 33/Pid.Sus-Anak/2018/PN.Gns telah memperhatikan aspek perlindungan anak, tetapi masih perlu peningkatan dalam penerapan alternatif pemidanaan non- penjara yang lebih rehabilitatif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Pidana Anak; Perlindungan Hukum |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 05:22 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 05:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56888 |
