MAKMUR, ANDI AMAL ALAMSYAH (2026) EFEK PEMBERIAN LACTOBACILLUS PLANTARUM PS128 TERHADAP KADAR KORTISOL, IL-31, TNF-, EOSINOFIL DAN DERAJAT KEPARAHAN LICHEN SIMPLEX CHRONICUS=Effect Lactobacillus plantarum PS128 with Levels of cortisol, IL-31, TNFα, Eosinophil and Severity Degree of Lichen Simplex Chronic Disease. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C013202035-q2g1aMsrK8hAHTt6-20260313144110.jpg
Download (292kB)
C013202035-1-2.pdf
Download (1MB)
C013202035-dp.pdf
Download (315kB)
C013202035-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 March 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
ANDI AMAL ALAMSYAH MAKMUR. Efek Pemberian Lactobacillus plantarum PS128 terhadap Kadar Kortisol, IL- 31, TNF-, Eosinofil dan Derajat Keparahan Lichen simplex chronicus (Dibimbing oleh Nasrum Massi, Khairuddin Djawad, Farida Tabri) Latar Belakang: Lichen simplex chronicus (LSC) merupakan dermatosis pruritik kronik yang ditandai oleh siklus gatal–garuk persisten dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Patogenesis LSC melibatkan interaksi kompleks antara faktor neuroimun, stres psikologis, dan disregulasi poros hipotalamus–hipofisis–adrenal (HPA). Bukti terkini menunjukkan bahwa mikrobiota usus berperan dalam modulasi respons stres dan inflamasi melalui gut–brain–skin axis. Lactobacillus plantarum PS128 dilaporkan memiliki efek imunomodulator dan antistres, namun pengaruhnya terhadap biomarker neuroimun dan derajat keparahan LSC masih terbatas dilaporkan.Tujuan: Menilai efek suplementasi L. plantarum PS128 selama 4 minggu terhadap kadar kortisol, interleukin-31 (IL-31), tumor necrosis factor-α (TNF-α), eosinofil, serta derajat keparahan klinis LSC dinilai menggunakan Objective Clinical Severity Score-LSC (OCSS-LSC). Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik eksperimental dengan kelompok intervensi dan kontrol pada pasien LSC. Subjek menerima suplementasi Lactobacillus plantarum PS128 atau kontrol selama 4 minggu. Parameter yang dinilai meliputi kadar kortisol serum, IL-31, TNF-α, eosinofil darah perifer, derajat keparahan pruritus menggunakan Visual Analogue Scale (VAS), tingkat stres menggunakan DLQI dan keparahan klinis dinilai menggunakan Objective Clinical Severity Score-LSC (OCSS-LSC). Hasil: Korelasi positif yang kuat dan bermakna secara statistik antara perubahan skor pruritus dari kelompok intervensi 5,00 (3,0–7,0) dibandingkan 3,00 (2,0–4,0) pada kelompok kontrol (p<0,05), perubahan DLQI kelompok intervensi 5,00 (3,0–7,0) dibandingkan 3,00 (2,0–4,0) pada kelompok kontrol (p<0,05), dan perubahan kadar kortisol terhadap perubahan skor OCSS-LSC (rₛ = 0,629; p < 0,001). Sebaliknya, perubahan kadar interleukin-31 (rₛ = −0,268; p = 0,095), TNF-α (rₛ = −0,135; p = 0,406), dan eosinofil (rₛ = 0,160; p = 0,323) tidak menunjukkan korelasi yang signifikan secara statistik dengan perubahan skor OCSS-LSC Kesimpulan: Suplementasi L. plantarum PS128 selama 4 minggu efektif menurunkan derajat pruritus pada pasien LSC, yang kemungkinan dimediasi melalui modulasi respons stres dan jalur neuroimun non-eosinofilik. Namun, intervensi ini belum menunjukkan perubahan bermakna terhadap biomarker inflamasi IL-31, TNF-α, dan eosinofil setelah pengendalian nilai baseline. Temuan ini menegaskan bahwa perbaikan klinis LSC dapat terjadi tanpa perubahan signifikan biomarker inflamasi sistemik, serta menunjukkan perlunya durasi intervensi yang lebih panjang untuk mengevaluasi efek imunologis probiotik secara komprehensif. Kata kunci : Lactobacillus plantarum PS128, Lichen simplex chronicus, kortisol, interleukin-31, TNF-α, eosinophil, pruritus, DLQI,OCSS-LSC
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lactobacillus plantarum PS128, Lichen simplex chronicus, kortisol, interleukin-31, TNF-α, eosinophil, pruritus, DLQI,OCSS-LSC |
| Subjects: | R Medicine > RL Dermatology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 01:30 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 01:30 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56842 |
