Karakteristik Akseptor Keluarga Berencana Di Puskesmas Kassi-Kassi Periode Januari-Desember 2024=Characteristics of Family Planning Acceptors at Kassi-Kassi Community Health Center in January-December 2024


SALUSU, FRISKILA ANGEL INTAN MARGARETH (2026) Karakteristik Akseptor Keluarga Berencana Di Puskesmas Kassi-Kassi Periode Januari-Desember 2024=Characteristics of Family Planning Acceptors at Kassi-Kassi Community Health Center in January-December 2024. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C011221302-B9d4g7KSTfUyeiaj-20260306095354.png

Download (615kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C011221302-1-2.pdf

Download (407kB)
[thumbnail of DAAPUS] Text (DAAPUS)
C011221302-dp.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C011221302-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat masih menjadi permasalahan kesehatan dan sosial di Indonesia, terutama berkaitan dengan tingginya angka kelahiran dan risiko kesehatan ibu. Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik akseptor keluarga berencana di Puskesmas Kassi-Kassi periode Januari–Desember 2024. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain potong lintang (cross- sectional). Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari rekam medis akseptor KB di Puskesmas Kassi-Kassi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 444 akseptor KB yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang diteliti meliputi umur, pekerjaan, paritas, dan jenis alat kontrasepsi yang digunakan. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar akseptor KB berada pada kelompok usia 20–35 tahun. Berdasarkan pekerjaan, akseptor KB didominasi oleh ibu rumah tangga. Berdasarkan paritas, sebagian besar akseptor memiliki dua anak. Jenis alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah kontrasepsi suntik, diikuti oleh pil KB dan implan, sedangkan metode kontrasepsi non-hormonal digunakan dalam jumlah yang lebih sedikit. Kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik akseptor KB di Puskesmas Kassi-Kassi didominasi oleh wanita usia reproduksi tidak berisiko, ibu rumah tangga, dengan paritas dua anak, serta penggunaan kontrasepsi hormonal terutama suntik KB. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan dasar perencanaan dalam meningkatkan efektivitas pelayanan dan sosialisasi program Keluarga Berencana

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Umur, Pekerjaan, Paritas, Jenis Alat Kontrasepsi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 10 Aug 2026 07:07
Last Modified: 10 Aug 2026 07:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56839

Actions (login required)

View Item
View Item