SAPPEWALI, ILHAMI JUAN ANRI (2026) Perbandingan Tingkat Ketergantungan Nikotin antara Pengguna Rokok Konvensional dan Vape Berdasarkan Fagerström Test for Nicotine Dependence di SMA Negeri 12 Makassar=Comparison of Nicotine Dependence Levels Between Conventional Cigarette Smokers and Vape Users Based on the Fagerström Test for Nicotine Dependence at SMA Negeri 12 Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221208-EUkFiyvqrALsPWef-20260224105239.jpg
Download (378kB)
C011221208-1-2.pdf
Download (275kB)
C011221208-dp.pdf
Download (138kB)
C011221208-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 February 2028.
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Ketergantungan nikotin merupakan salah satu faktor utama yang berperan dalam keberlanjutan perilaku merokok. Seiring dengan meningkatnya penggunaan rokok elektronik (vape) di kalangan remaja, muncul persepsi bahwa vape merupakan alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Namun, kedua produk tersebut sama-sama mengandung nikotin yang memiliki potensi adiktif tinggi. Perbedaan sistem penghantaran nikotin antara rokok konvensional dan vape dapat memengaruhi pola konsumsi serta tingkat ketergantungan nikotin. Data empiris mengenai perbandingan tingkat ketergantungan nikotin pada remaja pengguna rokok konvensional dan vape di Indonesia masih terbatas.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat ketergantungan nikotin antara pengguna rokok konvensional dan pengguna vape di SMA Negeri 12 Makassar berdasarkan skor Fagerström Test for Nicotine Dependence (FTND).Metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 94 responden yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari 49 pengguna rokok konvensional dan 45 pengguna vape. Tingkat ketergantungan nikotin diukur menggunakan Fagerström Test for Nicotine Dependence (FTND) yang telah dimodifikasi secara redaksional untuk populasi remaja dan pengguna vape. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji independent t-test serta uji Fisher–Freeman–Halton Exact.Hasil. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori ketergantungan nikotin sedang. Rerata skor FTND pada pengguna rokok konvensional adalah 5,00 ± 1,95, sedangkan pada pengguna vape adalah 5,64 ± 1,79. Hasil uji independent t-test menunjukkan nilai p = 0,099 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rerata skor FTND yang bermakna secara statistik antara kedua kelompok. Hasil uji Fisher–Freeman–Halton Exact juga menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara jenis produk nikotin dan tingkat ketergantungan (p = 0,620).Kesimpulan. Tidak terdapat perbedaan tingkat ketergantungan nikotin yang bermakna antara pengguna rokok konvensional dan pengguna vape pada siswa SMA Negeri 12 Makassar. Temuan ini menunjukkan bahwa vape memiliki potensi ketergantungan nikotin yang relatif setara dengan rokok konvensional pada populasi remaja.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ketergantungan nikotin, rokok konvensional, vape, FTND, remaja |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 05:31 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 05:31 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56823 |
