ANALISIS HUKUM PROGRAM DERADIKALISASI DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME = LEGAL ANALYSIS OF THE DERADICALIZATION PROGRAM IN COMMANDING TERRORISM CRIMES


AL-QARNI, MUHAMMAD WAIS (2026) ANALISIS HUKUM PROGRAM DERADIKALISASI DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME = LEGAL ANALYSIS OF THE DERADICALIZATION PROGRAM IN COMMANDING TERRORISM CRIMES. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B011201169-S3dwhEoQFzyIejNC-20260312221742.jpg

Download (322kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011201169-1-2.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011201169-dp.pdf

Download (51kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
B011201169-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 February 2028.

Download (12MB)

Abstract (Abstrak)

MUHAMMAD WAIS AL-QARNI (B011201169) dengan judul Analisis Hukum Program Deradikalisasi terhadap Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme. Dibimbing oleh Syarief Saddam Rivanie sebagai pembimbing. Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan serta penerapan program deradikalisasi di Indonesia sebagai upaya hukum dalam penanggulangan tindak pidana terorisme. Tujuan : penelitian adalah bagaimana pendekatan hukum yang digunakan negara dalam menjalankan program deradikalisasi serta efektivitas program tersebut dalam menekan pertumbuhan ideologi radikal yang berujung pada tindakan terorisme. Penelitian ini menerapkan Metode : penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum primer terdiri dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan peraturan turunan lainnya. Bahan hukum sekunder berupa buku-buku, jurnal, artikel ilmiah, serta pendapat para ahli hukum pidana dan terorisme. Bahan hukum tersier meliputi kamus hukum, ensiklopedia, dan data pendukung dari sumber internet yang relevan dan terpercaya. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa program deradikalisasi di Indonesia telah memiliki dasar hukum yang jelas dan pelaksanaan yang melibatkan berbagai lembaga negara seperti BNPT, Kemenkumham, dan Polri. Kesimpulan : Namun dalam praktiknya, program ini masih menghadapi tantangan dari segi stigmatisasi, pendekatan yang cenderung satu arah, serta lemahnya reintegrasi sosial terhadap mantan pelaku terorisme. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan yang lebih humanis dan kolaboratif agar program deradikalisasi tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi efektif dalam mencegah tindak pidana terorisme secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Deradikalisasi, Penanggulangan, Terorisme.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 10 Aug 2026 02:50
Last Modified: 10 Aug 2026 02:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56817

Actions (login required)

View Item
View Item