PAMILUDDIN, ALIYYAH RAMADHANI (2026) Evaluasi Faktor Risiko Preeklampsia Di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode Januari – Desember Tahun 2024=Evaluation of Preeclampsia Risk Factors at Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital, Makassar, January–December 2024. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221065-SqAKPcsWegk7hy1m-20260303134729.jpeg
Download (188kB)
C011221065-1-2.pdf
Download (624kB)
C011221065-dp.pdf
Download (187kB)
C011221065-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 January 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas ibu serta perinatal, khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Preeklampsia bersifat multifactorial dengan berbagai faktor risiko yang ditemukan. Oleh, karena itu evaluasi faktor risiko preeklampsia pada rumah sakit rujukan tersier menjadi penting untuk mendukung upaya pencegahan dan penatalaksanaan yang optimal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor–faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode Januari – Desember Tahun 2024. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian analitik retrospektif dengan desain case-control. Sampel penelitian terdiri dari 160 subjek, yang terbagi menjadi 80 ibu hamil dengan preeklampsia sebagai kelompok kasus dan 80 ibu hamil tanpa preeklampsia sebagai kelompok kontrol. Data diperoleh dari rekam medis meliputi usia maternal, paritas, obesitas, diabetes melitus gestasional, riwayat hipertensi, dan usia kehamilan. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-square atau Fisher’s Exact Test, serta perhitungan Odds Ratio (OR) dengan 95% Confidence Interval (CI). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia maternal (p = 0,134), paritas (p = 0,205), obesitas (p = 0,084), diabetes melitus gestasional (p = 1,000), dan usia kehamilan (p = 0,635) dengan kejadian preeklampsia. Sebaliknya, riwayat hipertensi menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik dengan kejadian preeklampsia (p < 0,001) dengan nilai OR sebesar 7,322 (95% CI: 2,994–17,905). Kesimpulan. Riwayat hipertensi merupakan faktor risiko yang berhubungan signifikan dengan kejadian preeklampsia, sedangkan usia maternal, paritas, obesitas, diabetes melitus gestasional, dan usia kehamilan tidak menunjukkan hubungan bermakna pada populasi penelitian ini. Diperlukan peningkatan skrining dan pemantauan antenatal yang lebih ketat pada ibu hamil dengan riwayat hipertensi untuk menurunkan risiko preeklampsia dan komplikasinya.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | preeklampsia, faktor risiko, studi kasus kontrol, kehamilan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 01:28 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 01:28 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56753 |
