FITRAH, MUHAMMAD AIDIL (2026) GAMBARAN FAKTOR RESIKO PEKERJAAN DAN UMUR TERHADAP KEJADIAN HERNIA INGUINALIS DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN PADA TAHUN 2024=DESCRIPTION OF OCCUPATIONAL AND AGE RISK FACTORS ON THE INCIDENCE OF INGUINAL HERNIA IN HASANUDDIN UNIVERSITY HOSPITAL IN 2024. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C011211062-FjPX8RhqcBAoCu65-20260310121310.png
Download (271kB)
C011211062-1-2.pdf
Download (365kB)
C011211062-dp.pdf
Download (393kB)
C011211062-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Hernia inguinalis merupakan salah satu penyakit bedah yang sering ditemukan, ditandai dengan penonjolan organ intraabdomen melalui celah atau kelemahan pada dinding perut di daerah inguinal. Kejadian hernia inguinalis dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, di antaranya usia dan jenis pekerjaan yang berkaitan dengan aktivitas fisik berat yang dapat meningkatkan tekanan intraabdomen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko pekerjaan dan umur terhadap kejadian hernia inguinalis di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin pada tahun 2024. Metode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan metode cross-sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien dengan diagnosis hernia inguinalis di RS Pendidikan Universitas Hasanuddin periode Januari–Desember 2024. Diperoleh 44 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang diteliti meliputi pekerjaan dan umur pasien. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan aplikasi statistik. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi pasien berdasarkan pekerjaan paling banyak berada pada kategori pekerjaan sedang sebanyak 19 orang (43,2%), diikuti pekerjaan ringan sebanyak 16 orang (36,4%), dan pekerjaan berat sebanyak 9 orang (20,5%). Berdasarkan kelompok umur, kejadian hernia inguinalis paling banyak ditemukan pada kelompok usia 56–65 tahun dan >65 tahun masing-masing sebanyak 9 orang (20,5%). Berdasarkan jenis kelamin, mayoritas penderita adalah laki-laki sebanyak 30 orang (68,2%), sedangkan perempuan sebanyak 14 orang (31,8%). Kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian hernia inguinalis di RS Pendidikan Universitas Hasanuddin tahun 2024 lebih banyak ditemukan pada pasien dengan pekerjaan kategori sedang serta pada kelompok usia lanjut, khususnya usia di atas 56 tahun, dan lebih sering terjadi pada laki-laki. Faktor pekerjaan dan umur dapat menjadi gambaran faktor risiko penting dalam kejadian hernia inguinalis.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: hernia inguinalis, faktor risiko, pekerjaan, umur, rekam medis |
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 06:47 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 06:47 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56739 |
