JANNAH, RAEHANA TUL (2026) VOLATILITAS HARGA CPO DUNIA DAN NILAI TUKAR RIIL INDONESIA = VOLATILITY OF GLOBAL CRUDE PALM OIL PRICES AND INDONESIA’S REAL EXCHANGE RATE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
A032232005-JoM9l0qtcTejgzrR-20260303114935.jpg
Download (698kB)
A032232005-1-2.pdf
Download (3MB)
A032232005-dp.pdf
Download (135kB)
A032232005-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 February 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Dinamika nilai tukar riil Rupiah penting bagi stabilitas makroekonomi Indonesia dan terbukti sangat volatil sepanjang 1990–2023, terutama saat krisis Asia 1997–1998, krisis 2008, taper tantrum 2013, dan pandemi COVID-19. Mengingat Indonesia menguasai 51% ekspor CPO global dan menjadi penyumbang devisa besar (USD 22,86 miliar), penelitian ini menilai pengaruh harga CPO dunia, GDP, dan pertumbuhan jumlah uang beredar terhadap nilai tukar riil dengan inflasi sebagai variabel intervening. Studi kuantitatif deskriptif-eksplanatori ini menggunakan data runtut waktu tahunan 1990–2023 dari UNCTAD (harga CPO), World Bank (GDP), IMF (inflasi dan money supply growth), serta IFS (nilai tukar riil). Estimasi dilakukan dengan analisis jalur (path analysis) berbasis regresi menggunakan SPSS, disertai uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi) yang menunjukkan model layak. Hasil persamaan pertama yaitu inflasi sebagai variabel dependen yang sekaligus berperan sebagai variabel intervening menunjukkan model signifikan (R²=0,511; p-F=0,000) dengan pengaruh parsial hanya dari money supply growth (p=0,000), sedangkan harga CPO (p=0,673) dan GDP (p=0,761) tidak memiliki pengaruh. Pada persamaan kedua yaitu nilai tukar riil sebagai variabel dependen menunjukkan model sangat kuat (R²=0,802; p-F=0,000): inflasi (p=0,000), GDP (p=0,000), dan money supply growth (p=0,011) memiliki pengaruh terhadap nilai tukar riil, sementara harga CPO tidak memiliki pengaruh terhadap nilai tukar riil (p=0,389). Pengaruh tidak langsung melalui inflasi, untuk CPO dan GDP tidak memiliki pengaruh sedangkan money supply growth berpengaruh dan menegaskan inflasi sebagai transmisi moneter utama. Stabilitas nilai tukar riil Indonesia lebih ditentukan faktor domestik terutama kebijakan moneter daripada fluktuasi harga CPO, sehingga kebijakan perlu memprioritaskan pengendalian likuiditas dan inflasi, serta memperkuat diversifikasi ekspor CPO.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | nilai tukar riil; inflasi; harga komoditas CPO dunia; produk domestik bruto (GDP); money supply growth |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 06:00 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 06:00 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56653 |
