PERLINDUNGAN HAK CIPTA TERHADAP PENGUNGGAHAN KONTEN DIGITAL PADA LAYANAN OVER THE TOP (OTT) DI INDONESIA = COPYRIGHT PROTECTION AGAINST DIGITAL CONTENT UPLOADING ON OVER THE TOP (OTT) SERVICES IN INDONESIA


LUMME, VINCENSIUS DERBY ISAAC (2026) PERLINDUNGAN HAK CIPTA TERHADAP PENGUNGGAHAN KONTEN DIGITAL PADA LAYANAN OVER THE TOP (OTT) DI INDONESIA = COPYRIGHT PROTECTION AGAINST DIGITAL CONTENT UPLOADING ON OVER THE TOP (OTT) SERVICES IN INDONESIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul] Image (sampul)
B011201144-K1AW5R9feXlmbQCg-20260603230053.png

Download (169kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011201144-1-2.pdf

Download (169kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011201144-dp.pdf

Download (94kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B011201144-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 June 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Perkembangan pesat layanan Over The Top (OTT) di Indonesia, seperti Netflix, Vidio, dan platform pesan instan, telah mengubah distribusi konten digital, memfasilitasi akses instan terhadap karya cipta namun memunculkan risiko tinggi pelanggaran hak cipta melalui pembajakan dan pengunggahan ilegal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum hak cipta terkait pengunggahan konten digital pada layanan Over The Top (OTT) di Indonesia serta peran dan tanggung jawab penyedia layanan OTT pesan instan terhadap pengunggahan konten digital. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang mengkaji peraturan perundang-undangan, dokumen hukum, artikel ilmiah, dan sumber relevan lainnya. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa (1 Hukum Indonesia dengan Undang-Undang Hak Cipta dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik telah memberikan landasan perlindungan bagi pemegang hak cipta; (2 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) User Generated Content (UGC), seperti Telegram, telah memenuhi tanggung jawabnya sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Bersama Menkumham dan Menkominfo dengan menyediakan fitur laporan. Namun, fitur tersebut kurang cukup karena mekanisme pengawasan yang bersifat pasif. Kesimpulan: Penelitian menekankan perlunya perubahan tanggung jawab PSE dari pasif menjadi proaktif melalui implementasi teknologi penyaringan otomatis sebelum konten diunggah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: hak cipta, konten digital, over the top
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 17 Jul 2026 07:40
Last Modified: 17 Jul 2026 07:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56610

Actions (login required)

View Item
View Item