Efek Modulasi Vitamin C Dalam Meningkatkan Aktivitas Antimikroba Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis L.) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Secara In Vitro = The Modulating Effect of Vitamin C in Increasing the Antimicrobial Activity of Green Tea Extract (Camellia sinensis L.) on the Growth of Escherichia coli in Vitro


ZULQAWI, RAHMI NUR SAIDAH (2026) Efek Modulasi Vitamin C Dalam Meningkatkan Aktivitas Antimikroba Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis L.) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Secara In Vitro = The Modulating Effect of Vitamin C in Increasing the Antimicrobial Activity of Green Tea Extract (Camellia sinensis L.) on the Growth of Escherichia coli in Vitro. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
N011221016-j9C3KSw5Uzv2P8Id-20260611114718.jpeg

Download (721kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
N011221016-1-2.pdf

Download (66kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
N011221016-dp.pdf

Download (47kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
N011221016-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 June 2028.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

RAHMI NUR SAIDAH ZULQAWI Efek Modulasi Vitamin C Dalam Meningkatkan Aktivitas Antimikroba Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis L.) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Secara In Vitro (dibimbing oleh Prof. Dr. Sartini, M.Si., Apt. ) Latar belakang. Escherichia coli merupakan bakteri patogen oportunistik yang dapat menyebabkan berbagai infeksi, sementara meningkatnya resistensi antibiotik mendorong pencarian pemanfaatan bahan alam, antara lain ekstrak teh hijau yang kaya katekin. Namun, keterbatasan stabilitas dan bioavailabilitasnya memerlukan upaya peningkatan efektivitas, salah satunya melalui penambahan vitamin C. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek modulasi vitamin C dalam meningkatkan aktivitas antimikroba ekstrak teh hijau terhadap pertumbuhan E. coli secara in vitro. Metode. Uji efek modulasi dilakukan menggunakan metode checkboard microdilution assay pada microplate 96-well, uji kadar hambat minimal ekstrak teh hijau menggunakan metode mikrodilusi 24-well dan uji difusi cakram. Hasil. Hasil menunjukkan bahwa nilai KHM tunggal ekstrak teh hijau terhadap E. coli adalah >200 μg/mL. Pada uji difusi cakram, ekstrak teh hijau tunggal menghasilkan diameter zona hambat sebesar 6,96 ± 0,20 mm. Kombinasi ekstrak teh hijau dengan vitamin C menunjukkan peningkatan diameter zona hambat sebesar 7,26 ± 0,55 mm pada kombinasi ektrak teh hijau 200 μg/disc dan vitamin C 100 μg/disc. Kesimpulan. Vitamin C belum memberikan efek modulasi yang signifikan dalam meningkatkan aktivitas antibakteri ekstrak teh hijau terhadap E. coli meskipun tetap terdapat potensi penghambatan pertumbuhan bakteri dalam tingkat terbatas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Teh hijau, Vitamin C, Escherichia coli, KHM, Antibakteri
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 16 Jul 2026 06:05
Last Modified: 16 Jul 2026 06:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56582

Actions (login required)

View Item
View Item