FADHINIAH, AMALIA RIZKY (2026) Analisis Mikroskopik Dan Profil Metabolit Sekunder Ekstrak Daun Parang Romang (Boehmeria virgata (Forst.) Guill.) Dengan Metode High Performance Thin Layer Chromatography = Microscopic Analysis and Secondary Metabolite Profile of Parang Romang Leaf Extract (Boehmeria virgata (Forst.) Guill.) Using High Performance Thin Layer Chromatography Method. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
N011221044-iRyun03tMzCcla7K-20260610104856.jpeg
Download (370kB)
N011221044-1-2.pdf
Download (484kB)
N011221044-dp.pdf
Download (320kB)
N011221044-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 June 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Parang romang (Boehmeria virgata (Forst.) Guill.) merupakan salah satu tanaman yang diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis serta berpotensi dikembangkan sebagai sumber bahan baku obat alami. Kandungan metabolit sekunder yang dimiliki tanaman ini berperan penting dalam menentukan aktivitas biologisnya, sehingga diperlukan analisis untuk mengetahui profil senyawa yang terkandung di dalamnya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik mikroskopik serta profil metabolit sekunder ekstrak daun parang romang menggunakan metode High Performance Thin Layer Chromatography (HPTLC). Metode. Penelitian meliputi pemeriksaan makroskopik, pemeriksaan mikroskopik, penetapan susut pengeringan, serta ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, yang dilanjutkan dengan analisis kualitatif metabolit sekunder menggunakan HPTLC dengan penyemprotan reagen Dragendorff, Liebermann–Burchard, KOH, FeCl3, dan AlCl3. Hasil. Hasil pemeriksaan makroskopik menunjukkan bahwa daun parang romang berbentuk eliptic-ovate, berwarna hijau tua, bertekstur kasar, berbau khas, tidak berasa, memiliki tepi bergerigi, pangkal meruncing, tulang daun menyirip, dan ujung meruncing. Secara mikroskopik, ditemukan penebalan xilem berbentuk spiral, stomata tipe anomositik, dan trikoma non-glandular. Nilai susut pengeringan sebesar 3,96% (b/b) menunjukkan bahwa simplisia memenuhi persyaratan yaitu kurang dari 10%, sedangkan proses ekstraksi menghasilkan rendemen sebesar 3,78% (b/b). Analisis HPTLC mengindikasikan adanya senyawa golongan steroid pada Rf 0,27 (0,89%), antrakuinon pada Rf 0,87 (21,87%), flavonoid pada Rf 0,08 (3,20%), alkaloid pada Rf 0,03 (1,25%), dan fenolik pada Rf 0,01 (2,96%). Kesimpulan. Dengan demikian, daun parang romang memiliki karakteristik mikroskopik yang khas serta mengandung beberapa golongan metabolit sekunder yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan obat alami.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Boehmeria virgata, mikroskopik, metabolit sekunder, profil, HPTLC |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:01 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:01 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56573 |
