EVALUASI PROFIL PELEPASAN GLUTATHIONE DARI SEDIAAN HYDROGEL FILM FORMING SPRAY SERUM BERBASIS NLC = EVALUATION OF THE GLUTATHIONE RELEASE PROFILE FROM AN NLC-BASED HYDROGEL FILM-FORMING SPRAY SERUM


NATHANNIAN, AURORA CAECILLIA GLORI (2026) EVALUASI PROFIL PELEPASAN GLUTATHIONE DARI SEDIAAN HYDROGEL FILM FORMING SPRAY SERUM BERBASIS NLC = EVALUATION OF THE GLUTATHIONE RELEASE PROFILE FROM AN NLC-BASED HYDROGEL FILM-FORMING SPRAY SERUM. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
N011221127-kKQqB2TfGbzgvjOl-20260604104115.jpg

Download (433kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
N011221127-1-2.pdf

Download (287kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
N011221127-dp.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
N011221127-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 May 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Glutathione merupakan antioksidan endogen yang berpotensi digunakan sebagai agen pencerah kulit melalui penghambatan tirosinase. Namun, stabilitasnya yang rendah dan keterbatasan penetrasi pada sediaan topikal menyebabkan efektivitasnya menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan sistem penghantaran yang mampu melindungi zat aktif dan mendukung pelepasan yang lebih terkontrol, salah satunya melalui formulasi Nanostructured Lipid Carrier (NLC) dalam sediaan Hydrogel Film Forming Spray Serum (HFFSS). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi profil pelepasan glutathione dari sediaan HFFSS berbasis NLC dengan variasi konsentrasi PVP K30. Metode: Glutathione diformulasikan ke dalam sistem NLC, kemudian diinkorporasikan ke dalam HFFSS dengan variasi konsentrasi PVP K30, yaitu F1 (2%), F2 (3%), dan F3 (4%). Uji pelepasan dilakukan secara in vitro menggunakan Franz Diffusion Cell dengan membran selofan dan media buffer fosfat pH 7,4. Sampel dianalisis secara spektrofotometri UV-Vis menggunakan reagen DTNB, dan dilakukan evaluasi blanko matriks HFFSS untuk mengidentifikasi potensi interferensi matriks terhadap pengukuran glutation. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kumulatif glutathione yang terukur setelah 24 jam pada F1, F2, dan F3 berturut-turut adalah 0,402 ± 0,0031 mg; 0,358 ± 0,0137 mg; dan 0,298 ± 0,0017 mg. Namun, hasil pengukuran menunjukkan adanya kemungkinan overestimasi akibat interferensi komponen matriks HFFSS terhadap reagen DTNB. Kondisi ini diperkuat oleh tidak digunakannya blanko matriks sebagai koreksi baseline, sehingga sinyal absorbansi yang diperoleh diduga tidak sepenuhnya merepresentasikan glutathione yang terlepas. Kesimpulan: Data pelepasan yang diperoleh belum dapat digunakan secara valid untuk menggambarkan profil pelepasan maupun menganalisis kinetika pelepasan glutathione. Diperlukan optimasi metode analisis, terutama melalui penggunaan blanko matriks dan evaluasi interferensi komponen formulasi, agar diperoleh data yang lebih akurat dan dapat diinterpretasikan secara ilmiah.
Kata kunci: glutathione, hydrogel film forming spray serum, nanostructured lipid carrier, profil pelepasan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: glutathione, hydrogel film forming spray serum, nanostructured lipid carrier, profil pelepasan
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 16 Jul 2026 02:48
Last Modified: 16 Jul 2026 02:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56541

Actions (login required)

View Item
View Item