AMRI, AMRI (2026) Analisis Hubungan antara Sifat Kimia Tanah dengan Potensi Akumulasi Logam Berat pada Daun Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Sekitar Smelter Nikel Kabupaten Bantaeng. = Analysis of the Relationship between Soil Chemical Properties and the Potential for Heavy Metal Accumulation in Corn (Zea mays L.) Leaves Around the Nickel Smelter in Bantaeng Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G051221023-306rQvyDbilE2975-20260415221105.png
Download (113kB)
G051221023-1-2.pdf
Download (661kB)
G051221023-dp.pdf
Download (209kB)
G051221023-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
AMRI. Analisis Hubungan antara Sifat Kimia Tanah dengan Potensi Akumulasi Logam Berat pada Daun Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Sekitar Smelter Nikel Kabupaten Bantaeng (dibimbing oleh Dr. Ir. Muh. Nathan, M.Agr.Sc.) Latar Belakang. Perkembangan industri smelter nikel di Kabupaten Bantaeng berpotensi meningkatkan akumulasi logam berat seperti nikel (Ni) dan kadmium (Cd) pada lahan pertanian sekitar, sehingga diperlukan kajian mengenai hubungan sifat kimia tanah (pH, KTK, dan C-organik) dengan akumulasi logam pada tanaman jagung sebagai dasar penilaian risiko lingkungan dan keamanan pangan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sifat kimia tanah (pH, KTK, dan C-organik), menganalisis kandungan logam berat Ni dan Cd pada daun jagung, serta mengidentifikasi hubungan deskriptif antara sifat kimia tanah dengan potensi akumulasi logam berat di sekitar smelter nikel Kabupaten Bantaeng. Metode. Penelitian ini dilakukan pada Juni 2025 sampai November 2025 di Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, dengan metode deskriptif kuantitatif melalui pengambilan 10 sampel tanah (0-20 cm) dan daun jagung secara purposive sampling pada jarak berbeda dari smelter nikel. Sampel dianalisis untuk pH, KTK, C-organik, serta kadar nikel (Ni) dan kadmium (Cd) menggunakan metode standar laboratorium, kemudian data diolah secara statistik deskriptif dan pemetaan pola sederhana untuk melihat kecenderungan hubungan antara sifat kimia tanah dan akumulasi logam pada jagung. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa tanah di sekitar smelter nikel Kabupaten Bantaeng memiliki pH masam (rata-rata 5,53), KTK rendah hingga sedang (8,60-17,89, dan C-organik rendah. Kadar Ni pada daun jagung berkisar 0,006-0,024 mg/kg dan Cd hanya terdeteksi pada satu titik, dengan seluruh nilai masih di bawah baku mutu. Pemetaan pola menunjukkan tidak adanya tren yang konsisten antara jarak dari smelter dengan sifat kimia tanah maupun konsentrasi logam dengan niali R² rendah, serta hubungan pH, KTK, dan C-organik dengan akumulasi Ni tergolong sangat lemah, sementara arah angin dominan ke barat berpotensi memengaruhi pola deposisi partikulat. Kesimpulan. Tanah di sekitar smelter nikel Kabupaten Bantaeng umumnya bersifat masam dengan KTK rendah hingga sedang dan C-organik rendah, sedangkan kadar Ni dan Cd pada daun jagung masih di bawah ambang batas aman; tidak ditemukan pola distribusi logam yang konsisten berdasarkan jarak maupun hubungan yang kuat antara sifat kimia tanah dan akumulasi Ni.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Smelter nikel, nikel (Ni), kadmium (Cd) |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 06:36 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 06:36 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56465 |
