Pengaruh Pupuk Organik Cair Eceng Gondok dan KCl terhadap Morfofisiologi dan Produksi Mentimun (Cucumis sativus L.) = Effect of Liquid Organic Fertilizer Water Hyancinth and KCl on Morphophysiology and Yield of Cucumber (Cucumis sativus L.)


RA'HMADANI, ADE FITRIA (2026) Pengaruh Pupuk Organik Cair Eceng Gondok dan KCl terhadap Morfofisiologi dan Produksi Mentimun (Cucumis sativus L.) = Effect of Liquid Organic Fertilizer Water Hyancinth and KCl on Morphophysiology and Yield of Cucumber (Cucumis sativus L.). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
G011221164-H50jJawGInpEmrXC-20260402153052.jpg

Download (405kB)
[thumbnail of Bab - 2] Text (Bab - 2)
G011221164-1-2.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G011221164-dp.pdf

Download (193kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G011221164-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Produksi mentimun di Indonesia mengalami fluktuasi yang berdampak pada ketersediaan dan harga di pasar, salah satunya disebabkan oleh ketidakefisienan pemupukan. Upaya yang dapat dilakukan melalui pemupukan berimbang menggunakan pupuk organik cair (POC) eceng gondok dan pupuk KCl. Tujuan. menganalisis pengaruh pemberian POC eceng gondok dan pupuk KCl terhadap morfofisiologis dan produksi tanaman mentimun. Metode. Penelitian dilaksanakan di lahan Smart Exfarm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, pada Agustus–Oktober 2025 menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial 2 faktor. Faktor pertama konsentrasi POC eceng gondok yang terdiri atas 0, 100, 200, dan 300 mL.L-1, sedangkan faktor kedua konsentrasi KCl yang terdiri atas 0, 5, 10, dan 15 g.L-1. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT serta analisis ortogonal polinomial. Hasil. POC eceng gondok berpengaruh terhadap beberapa parameter pertumbuhan dan hasil, sedangkan KCl secara umum tidak berpengaruh nyata, namun interaksi keduanya berpengaruh terhadap jumlah buah. Perlakuan POC 100 mL.L-1 meningkatkan tinggi tanaman 4 MST serta pertambahan tinggi tanaman, sedangkan 300 mL.L-1 meningkatkan tinggi tanaman 3 MST, luas daun 6 MST dan panjang buah. Interaksi terbaik diperoleh pada kombinasi POC 0 mL.L-1 + KCl 10 g.L-1 terhadap jumlah buah per tanaman (6,97 buah) serta POC 100 mL.L-1 + KCl 0 g.L-1 terhadap jumlah buah per petak (52,00 buah). Kombinasi optimum diperoleh pada POC 71,67 mL.L-1+ KCl 15 g.L-1 dan 86,25 mL.L-1 + KCl 15 g.L-1. Kesimpulan. POC eceng gondok efektif meningkatkan pertumbuhan dan produksi mentimun, sedangkan KCl tidak berpengaruh nyata secara tunggal, namun kombinasi keduanya mampu menghasilkan produksi optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pupuk organik cair eceng gondok, konsentrasi KCl, mentimun
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 09 Jul 2026 03:13
Last Modified: 09 Jul 2026 03:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56447

Actions (login required)

View Item
View Item