ADILLAH, ADILLAH (2026) Uji infeksi silang Ceratobasidium theobromae penyebab penyakit vascular streak dieback kakao pada tanaman singkong = Cross infection test of Ceratobasidium theobromae the causal agent of vascular streak dieback in cocoa on cassava. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G061211063-iItZQ2lEvzJe4UpM-20260413161356.jpg
Download (370kB)
G061211063-1-2.pdf
Download (659kB)
G061211063-dp.pdf
Download (210kB)
G061211063-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 March 2028.
Download (9MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Tanaman kakao (Theobroma cacao) merupakan komoditas pertanian bernilai ekonomis tinggi yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Namun, produksi kakao nasional mengalami tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu penyebab utama penurunan tersebut adalah serangan vascular streak dieback (VSD), penyakit penting pada kakao yang disebabkan oleh cendawan Ceratobasidium theobromae. Beberapa penelitian juga mengidentifikasi C. theobromae sebagai patogen yang berasosiasi dengan cassava witches’ broom disease (CWBD) pada tanaman singkong dengan prevalensi tinggi di Asia Tenggara, sehingga menimbulkan dugaan adanya potensi infeksi silang antar inang. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi infeksi silang C. theobromae dari tanaman kakao ke tanaman singkong. Metode. Penelitian menggunakan dua metode infeksi, yaitu infeksi alami dan infeksi buatan. Infeksi alami dilakukan dengan menempatkan tanaman singkong sehat di sekitar tanaman kakao bergejala VSD pada jarak 50 cm dan 190 cm. Infeksi buatan dilakukan melalui inokulasi berupa penempelan pada batang singkong dan penyambungan bagian atas singkong menggunakan tangkai kakao bergejala. Selain itu, uji infeksi alami juga dilakukan pada bibit kakao sehat. Data dikumpulkan melalui pengamatan visual gejala dan pencatatan pertumbuhan tanaman. Hasil. Tanaman singkong tidak menunjukkan gejala visual infeksi C. theobromae selama masa pengamatan, sedangkan bibit kakao menunjukkan respons yang bervariasi terhadap paparan inokulum alami. Kesimpulan. Tanaman singkong tidak mengekspresikan gejala VSD maupun CWBD secara visual meskipun berpotensi terpapar patogen yang berasosiasi dengan C. theobromae.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | cassava witches' broom disease; Ceratobasidium theobromae; infeksi silang; vascular streak dieback. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Proteksi Tanaman |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 07:32 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 07:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56433 |
