Analisis Pengaruh Topografi Terhadap Zonasi Potensi Nikel Laterit= Topographic Influence on the Zonation of Laterite Nickel Potential: An Analytical Study


MAULANA, ADRIAN (2026) Analisis Pengaruh Topografi Terhadap Zonasi Potensi Nikel Laterit= Topographic Influence on the Zonation of Laterite Nickel Potential: An Analytical Study. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
D061211038-7jzcpo6iCmvdGTPr-20260422223533.jpg

Download (38kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D061211038-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D061211038-dp.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
D061211038-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2028.

Download (11MB)

Abstract (Abstrak)

Endapan nikel laterit terbentuk pada daerah dengan relief sedang yang dikendalikan oleh struktur dan topografi, dimana variasi kemiringan topografi memengaruhi sirkulasi air pelapukan serta ketebalan dan pengayaan endapan nikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi kandungan nikel, karakterisasi profil laterit bawah permukaan, geokimia nikel laterit, serta pengaruh topografi terhadap zonasi potensi nikel di daerah penelitian. Penelitian ini menggunakan data penelitian 24 titik bor, analisis geokimia menggunakan metode X-Ray Fluorescence (XRF) dan analisis hubungan antar variabel dengan metode korelasi Pearson’s Product Moment (PPM), serta pendekatan Graph Neural Networks (GNN) untuk pemodelan spasial kontinuitas. Penelitian menunjukkan bahwa pada topografi datar hingga landai (XLB7102, DLA5000, DLA5001), kadar Ni relatif tinggi dan stabil pada kedalaman 10–20 meter (1,0–1,8%) akibat pelapukan intensif dan akumulasi unsur di zona saprolit tengah. Pada topografi agak curam (XLB7303, DLA5010), kadar Ni bervariasi 0,5–2,3% dengan pengayaan di lapisan tengah, sedangkan pada titik (DLA5011, DLA5017) kadar Ni fluktuatif 0,3–3,0% dengan indikasi remobilisasi unsur ke bagian bawah profil. Hasil penelitian pengaruh topografi terhadap zonasi potensi nikel berbasis GNN menunjukkan bahwa pengayaan tertinggi terjadi pada topografi landai dengan kisaran 1,0-2,3%, karena pelapukan dan akumulasi berlangsung optimal, sedangkan pada topografi agak curam kadar Ni menurun akibat dominasi proses erosi. Visualisasi 3D berbasis analisis GNN memperkuat topografi merupakan faktor pengontrol utama dalam pembentukan dan distribusi endapan nikel laterit. Hasil zonasi potensi berbasis pemodelan spasial Graph Neural Networks (GNN) menunjukkan potensi sumber daya nikel pada topografi landai menjadi zona prospektif daerah penelitian. Analisis variogram mengkonfirmasi bahwa GNN mereproduksi kontinuitas jarak pendek hingga menengah secara lebih efektif, sementara OK memperkenalkan penghalusan dan perkiraan yang kurang tepat pada zona bermutu tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Nikel, Topografi, Pelapukan, Limonit, Saprolit, Geokimia, GNN, OK
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 03 Jul 2026 02:59
Last Modified: 03 Jul 2026 02:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56358

Actions (login required)

View Item
View Item