ILMA, MUH. JAMIL (2025) RAGAM NYAMUK (CULICIDAE) DI KAWASAN TAMBANG PT CERIA NUGRAHA INDOTAMA (CNI) LASUSUA, KAB. KOLAKA SULAWESI TENGGARA = VARIETY OF MOSQUITOES (CULICIDAE) IN THE MINING AREA OF PT CERIA NUGRAHA INDOTAMA (CNI) LASUSUA, KOLAKA REGENCY, SOUTHEAST SULAWESI. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H041201004-KSd6BP1Zvj29fHwa-20250925000142.jpg
Download (399kB)
H041201004-1-2.pdf
Download (755kB)
H041201004-dp.pdf
Download (122kB)
H041201004-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 August 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Nyamuk adalah salah satu anggota serangga ordo Diptera famili Culicidae yang merupakan kelompok serangga penghisap darah (haematophage). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman nyamuk yang terdapat di kawasan tambang PT Ceria Nugraha Indotama dan mengkaji potensinya sebagai agen tular vektor. Metode yang digunakan adalah survei dengan menangkap nyamuk dewasa menggunakan metode kelambu trap dan aspirator. Pengambilan sampel dilakukan di lima titik area tambang yaitu: area Prefab C, PASS, kantor security, perumahan Manado dan Livin 1. Hasil penelitian diperoleh lima jenis nyamuk, yaitu: Ae. albopictus, Cx. tritaeniorhynchus, Cx. vishnui, Cx. quinquefasciatus, dan Mn. uniformis. Hasil analisis indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) menunjukkan keanekaragaman nyamuk di kawasan tambang ini rendah Cx. Vishnui di area Prefab C (0.64 ), Manado (4.63), Security office area (2.58), Pass Area ( 0.94), Livin 1( 2.65) sehingga dominansi total spesies Cx. vishnui (n= 23), kemudian spesies Cx. quinquefasciatus yang ditemukan hanya pada kawasan Manado, security office area, area Pass, dan Livin 1 dengan jumlah persentase di setiap kawasan berturut-turut (4.62), (1.94), (1.88), (1.99) kemudian persentase spesies Mn. Uniformis (0.32), dominansi tinggi Cx. tritaeniorhynchus di area Prefab C (99.04), Manado (80.00), Security office area (95.48), area pass (97.18), Livin 1 (95,36) sehingga total persentase spesies Cx. tritaeniorhynchus di seluruh area (95.84) dan keseragaman rendah (yaitu terdapat pada spesies Aedes albopictus dan Mansonia uniformis dengan total persentase beturut-turut di kawasan tersebut adalah (0.83) dan (0.08 ). Indeks keanekaragaman dan keseragaman yang rendah ini menunjukkan penyebaran jumlah individu setiap jenis nyamuk tidak sama karena adanya dominansi jenis nyamuk Culex tritaeniorhynchus.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | mosquitoes, culicidae, diversity, mining |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:18 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56300 |
