Optimalisasi dan Karakterisasi Kolagen Kulit Ikan Lele (Clarias batrachus) pada Kelompok Perikanan Mangga Tiga Kota Makassar = Optimization and Characterization Of Collagen From Catfish (Clarias batrachus) Skin In The Mangga Tiga Fisheries Grub Makassar


PAPPALAN, ALRIOMESTA N. (2026) Optimalisasi dan Karakterisasi Kolagen Kulit Ikan Lele (Clarias batrachus) pada Kelompok Perikanan Mangga Tiga Kota Makassar = Optimization and Characterization Of Collagen From Catfish (Clarias batrachus) Skin In The Mangga Tiga Fisheries Grub Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
L012241016-DFN3dbBxsfjESol8-20260427151504.jpg

Download (476kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L012241016-1-2.pdf

Download (775kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L012241016-dp.pdf

Download (337kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L012241016-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 April 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Produksi ikan lele (Clarias batrachus) yang terus meningkat di Indonesia turut menghasilkan by-product kulit yang belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, kulit ikan lele diketahui mengandung kolagen, sehingga berpotensi menjadi sumber kolagen alternatif lokal yang memiliki nilai ekonomi dan fungsional tinggi. Kolagen memiliki nilai strategis dalam berbagai industri seperti kosmetik, farmasi, dan pangan, namun ketersediaannya di Indonesia masih banyak bergantung pada impor. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak dan mengkarakterisasi kolagen dari kulit ikan lele dengan menganalisis pengaruh konsentrasi pelarut dan lama perendaman terhadap hasil dan mutu kolagen. Metode. Penelitian dibagi melalui tiga tahapan utama, yaitu preparasi dan pretreatment menggunakan larutan NaOH 0,05 M dengan variasi waktu perendaman (6, 8, dan 10 jam); ekstraksi menggunakan larutan asam asetat (CH₃COOH) 0,3 M dengan penambahan enzim pepsin (1,5%, dan 2%), serta analisis karakteristik fisikokimia kolagen yang dihasilkan. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik dengan kadar protein tertinggi (7,40±5,186) diperoleh pada perendaman NaOH selama 8 jam. Ekstraksi menggunakan asam asetat dengan penambahan 1.5% dan 2% pepsin selama 3 jam menghasilkan kolagen dengan karakteristik sebagai berikut: rendemen 1,75% - 3,05%, kadar air 4,42% - 10,65%, kadar abu 0,3 – 0,32%, viskositas 3 cP, derajat putih 40,65% 70,59%, dan pH 3,95 – 4,51. Kesimpulan. Ekstraksi kolagen dari kulit ikan lele berhasil dilakukan dan memenuhi beberapa parameter mutu kolagen SNI 8076:2014 serta berpotensi dimanfaatkan dalam industri kosmetik, farmasi, maupun pangan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kulit ikan lele, ekstraksi, Natrium hidroksida, asam asetat, pepsin, karakterisasi, kolagen.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 29 Jun 2026 06:30
Last Modified: 29 Jun 2026 06:30
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56293

Actions (login required)

View Item
View Item