GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP BAHAYA KONSUMSI PEWARNA MAKANAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI MAKASSAR = Overview of Parents' Knowledge Level Regarding the Dangers of Consuming Food Coloring in Elementary School-Aged Children in Makassar


NURKHALIZAH, NURKHALIZAH (2026) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP BAHAYA KONSUMSI PEWARNA MAKANAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI MAKASSAR = Overview of Parents' Knowledge Level Regarding the Dangers of Consuming Food Coloring in Elementary School-Aged Children in Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
R011221112-Cvsr5idy2XUjPxNR-20260421094255.jpeg

Download (160kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R011221112-1-2.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R011221112-dp.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
R011221112-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 March 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Nurkhalizah. R011221112. GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP BAHAYA KONSUMSI PEWARNA MAKANAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI MAKASSAR, dibimbing oleh Nur Fadilah., S.Kep.,Ns.,MN. Latar Belakang: Pewarna makanan sering digunakan pada jajanan anak sekolah dasar agar terlihat lebih menarik. Namun, penggunaan pewarna sintetis yang tidak aman dapat membahayakan kesehatan anak. Oleh karena itu, pengetahuan orang tua tentang bahaya pewarna makanan perlu diketahui untuk melindungi kesehatan anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Tingkat pengetahuan orang tua terhadap bahaya konsumsi pewarna makanan pada anak usia sekolah dasar di SD Negeri Rappokalling 67/1, SD Negeri Rappokalling 67, SD Inpres Rappokalling 1, and SD Inpres Rappokalling 2 Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 280 orang tua siswa yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang bahaya pewarna makanan. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik, yaitu sebanyak 239 orang (85,4%), sedangkan responden dengan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 40 orang (14,3%), dan responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 1 orang (0,4%). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan orang tua terhadap bahaya konsumsi pewarna makanan pada anak usia sekolah dasar di Makassar sebagian besar berada pada kategori baik. Meskipun demikian, tetap diperlukan upaya edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai keamanan pangan dan pencegahan dampak kesehatan akibat konsumsi pewarna makanan pada anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan Orang Tua, Pewarna Makanan, Anak Usia Sekolah Dasar.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 29 Jun 2026 02:16
Last Modified: 29 Jun 2026 02:16
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56270

Actions (login required)

View Item
View Item