JARIGAU, AHMAD SETIAWAN (2026) EFEKTIFITAS PENAMBAHAN HIDROKSIAPATIT TULANG SAPI TERHADAP PELEPASAN ION FLUORIDE DAN IKATAN ION GLASS IONOMER CEMENT TIPE IX = EFFECTIVENESS OF BOVINE BONE–DERIVED HYDROXYAPATITE ADDITION ON FLUORIDE ION RELEASE AND IONIC BONDING AND OF GLASS IONOMER CEMENT TYPE IX : EFFECTIVENESS OF BOVINE BONE–DERIVED HYDROXYAPATITE ADDITION ON FLUORIDE ION RELEASE AND IONIC BONDING AND OF GLASS IONOMER CEMENT TYPE IX : A. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
J012232008-RrhQZ53xuWaXoiFP-20260316165645.jpg
Download (402kB) | Preview
J012232008-1-2.pdf
Download (458kB)
J012232008-Dp.pdf
Download (111kB)
J012232008-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 March 2028.
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Glass Ionomer Cement (GIC) Tipe IX banyak digunakan karena kemampuannya melepaskan fluorida dan ikatan kimianya, namun sifat mekanis yang lemah dan sensitivitas teknik yang tinggi membatasi performa klinisnya, terutama bagi pasien berkebutuhan khusus. Inkorporasi hidroksiapatit (HA) yang berasal dari tulang sapi dapat meningkatkan ikatan ionik dan pelepasan fluorida GIC karena kandungan kalsium fosfat HA yang tinggi dan sifat bioaktifnya. Tujuan: Penelitian laboratorium ini bertujuan untuk menganalisis efek penambahan HA dari tulang sapi terhadap ikatan ionik dan pelepasan fluorida pada GIC Tipe IX. Bahan dan Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental semu (quasi-experimental) dengan rancangan post-test-only control group. HA disintesis dari femur sapi dan dicampur dengan GIC pada konsentrasi 8%, 10%, 12%, dan 15%. Ikatan ionik dianalisis menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), dan pelepasan fluorida diukur pada hari ke-1, 3, 5, dan 7 menggunakan spektrofotometri Ultraviolet–Visible (UV-Vis). Sebelum analisis inferensial, normalitas data diuji dengan uji Shapiro-Wilk, dan homogenitas varians dinilai dengan uji Levene. Karena kedua asumsi terpenuhi (p > 0,05), perbandingan antar kelompok dianalisis menggunakan One-Way Analysis of Variance (ANOVA). Hasil: Spektra FTIR menunjukkan pergeseran pada puncak fosfat, yang mengindikasikan adanya interaksi ionik antara GIC dan HA. Pelepasan fluorida awal tertinggi terjadi pada konsentrasi HA 8% (59,67 ppm pada hari ke-1). Hasil One-Way ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,909). Kesimpulan: Penambahan 8% HA dari tulang sapi meningkatkan ikatan ionik dan pelepasan fluorida awal, yang menunjukkan potensi pengembangan material restorasi bioaktif yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Glass Ionomer Cement; Hidroksiapatit; Tulang Sapi; Ikatan Ionik; Pelepasan Fluorida |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 05:25 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 05:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56043 |
