Konflik Lahan Pertanian Antara Masyarakat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI AD) Di Desa Poleonro Kecamatan Libureng Kabupaten Bone = Agricultural Land Conflict between the community and the Indonesian National Army (TNI AD) in Poleonro Village, Libureng District, Bone Regency


SHAKILA, SRI YUNI (2025) Konflik Lahan Pertanian Antara Masyarakat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI AD) Di Desa Poleonro Kecamatan Libureng Kabupaten Bone = Agricultural Land Conflict between the community and the Indonesian National Army (TNI AD) in Poleonro Village, Libureng District, Bone Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E041211030-cFNpZS5Iat1Tj0Ru-20251006094547.jpeg

Download (873kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E041211030-1-2.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E041211030-dp.pdf

Download (66kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E041211030-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 September 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK SRI YUNI SHAKILA. Konflik Lahan Pertanian Antara Masyarakat Dan Tentara Nasional Indonesia (TNI AD) Di Desa Poleonro Kecamatan Libureng Kabupaten Bone (dibimbing oleh Gustiana A. Kambo). Konflik ini terjadi antara TNI AD (Dodiklatpur Rindam XIV/Hasanuddin Bance’e) dan warga di Desa Poleonro dalam memperebutkan lahan yang masing-masing pihak mengklaim bahwa mereka memiliki hak atas tanah yang ditempati oleh TNI dan lahan pertanian warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penyelesaian konflik lahan yang terjadi antara Masyarakat dan TNI AD (Dodiklatpur Rindam XIV/Hasanuddin Bance’e). Metode. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Deskriptif . Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Konflik disebabkan karena sengketa kepemilikan lahan, dimana masing-masing pihak memiliki bukti pegangan kepemilikan lahan. Di sisi lain, masyarakat merasa dirugikan karena aktivitas latihan TNI merusak kebun dan tanaman warga, juga jalan raya. Tetapi ada juga warga yang merasa diuntungkan secara ekonomi sebagai pedagang dengan kehadiran TNI. Upaya penyelesaian telah sering dan beberapa kali dilakukan namun menemui jalan buntu. Dialog tidak menghasilkan titik temu. Penyampaian aspirasi ke DPRD Kabupaten Bone juga tidak mendapat tindak lanjut. Pihak TNI juga tidak menggubris penawaran perjanjian yang diberikan oleh pemerintah Desa Poleonro. Warga sangat mengharapkan agar ruang dialog terus dibuka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Konflik, Ekonomi,Resolusi, Masyarakat Sipil, Militer.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 02 Jun 2026 03:29
Last Modified: 02 Jun 2026 03:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55955

Actions (login required)

View Item
View Item