Tren Perilaku Pendaki Tektok Di Kawasan Gunung Latimojong = Tektok Climber Behavior Trends in the Latimojong Mountain Area


FIRDAUS, MUH. AQSHA (2025) Tren Perilaku Pendaki Tektok Di Kawasan Gunung Latimojong = Tektok Climber Behavior Trends in the Latimojong Mountain Area. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E071201047-nel9OQLq51IVHjKM-20251005154412.jpg

Download (352kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E071201047-1-2.pdf

Download (322kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E071201047-dp.pdf

Download (203kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E071201047-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 September 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Pendaki tektok sering kali merasa terdorong untuk menunjukkan kemampuan fisik mereka dalam melakukan pendakian, yang dapat menjadi motivasi positif tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko. Pendakian tektok menawarkan solusi bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alam dan tantangan fisik tanpa menghabiskan banyak waktu di pegunungan. Tujuan. Dalam penelitian ini, diupayakan untuk menganalisis motivasi para pendaki melakukan tektok serta dampak dari pendakian tektok di kawasan Gunung Latimojong. Metode. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi literatur. Data kemudian dikategorikan sesuai dengan tema penelitian, seperti alasan dan dorongan pendaki melakukan tektok dan dampak dari pendakian model tektok. Hasil. Pendaki memilih tektok karena keterbatasan waktu, efisiensi biaya, pengaruh media sosial, serta keinginan menguji diri. Tektok mencerminkan adaptasi generasi urban terhadap gaya hidup cepat dan efisien. Namun, praktik ini membawa risiko tinggi, terutama karena kurangnya persiapan, perlengkapan keselamatan, dan kemampuan menghadapi kondisi darurat. Beberapa pendaki mengakui bahwa efisiensi sering dicapai dengan mengabaikan aspek keselamatan. Meski demikian, dampak ekologis tektok cenderung lebih minim karena tidak ada aktivitas bermalam dan logistik yang ringan. Tektok juga mengubah dinamika sosial dalam pendakian: interaksi, solidaritas, dan refleksi yang biasa ditemukan dalam pendakian konvensional menjadi berkurang. Sebagai subkultur baru, tektok mencerminkan perubahan sosial dan teknologi,namun perlu diimbangi dengan pendidikan keselamatan dan etika pendakian agar tidak menjadi praktik yang berisiko.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Pendakian Tektok, Gunung Latimojong, Motivasi Pendaki, dan Dampak Pendakian Tektok.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Antropologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 25 May 2026 07:28
Last Modified: 25 May 2026 07:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55952

Actions (login required)

View Item
View Item